Tunggu Putusan MUI, Imunisasi MR di Kepsul Tetap Berlangsung

  • Bagikan
Kadis Kesehatan Kepsul, Ilmy Husain

SANANA – Upaya pemerintah pusat dalam menyelamatkan masyarakat terutama pada anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia termasuk Kepulauan Sula (Kepsul) dari serangan virus Campak dan Rubella atau yang biasa disebut Measles Rubella (MR), kini belum dapat berjalan maksimal di Kepsul. Pasalnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyampaikan edaran yang ditujukan langsung ke Menteri Kesehatan (Kemenkes) RI, bahwa vaksin MR yang akan disuntikkan itu belum memiliki sertifikasi halal dari MUI.

Kepala Dinas Kesehatan Kepsul, Ilmy Husain menyampaikan, pihaknya sudah menerima surat edaran dari Kemenkes, dimana dalam pernyataan telah diminta agar instansi Kesehatan yang menyelenggarakan harus sesuai lima poin dalam surat edaran tersebut.

“Salah satu poin dalam surat edaran Kemenkes-RI itu adalah pelaksanaan imunisasi MR serentak ini diundur untuk beberapa hari kedepan sembari menunggu putusan MUI,” kata Ilmy saat diwawancarao KabarMalut, Senin (6/8/2018).

Meski demikian, Dinkes tetap membuka kesempatan bagi masyarakat yang berkeinginan untuk diimunisasi vaksin MR agar bisa datang langsung untuk divaksinasi. Sementara bagi kaum muslim, Dinkes menunggu putusan dari MUI agar dilakukan imunisasi.

“Di kepsul sendiri sudah ada yang melakukan imunisasi MR, hanya saja saya tidak ingat berapa jumlahnya, kami tetap akan melakukan pelayanan kepada masyarakat yang mau diimunisasi. Sementara yang menunggu putusan MUI juga akan bisa melakukannya nanti, karena waktu hingga akhir September,” jelasnya.

Dinkes Kepsul sendiri bakal mengunjungi sekolah-sekolah untuk mensosilisasi tentang pentingnya pemahaman imunisasi serta informasi berkaitan imunisasi. Jika ada yang hendak divaksin, maka langsung dilakukan Dinkes.

“Kami akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman dan informasi lebih banyak lagi terkait imunisasi vaksin MR tersebut, dan jika ada yang mau langsung kami imunisasi,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut