Warga Kulaba Blokade Pintu Masuk Wisata Batu Angus

  • Bagikan
Gerbang pintu masuk wisata Batu Angus yang diblokade warga Kelurahan Kulaba

TERNATE – Warga Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat memblokade pintu masuk wisata Batu Angus. Aksi warga ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kota Ternate terutama Dinas Pariwisata karena tidak mencantumkan nama Kulaba dalam plan wisata tersebut.

Plt Lurah Kulaba, Wahyuni Ahmad mengatakan, warga menginginkan nama Kulaba dicantumkan dalam wisata Batu Agus. Karena lokasi wisata berada di kelurahan tersebut.

“Saya hanya menyampaikan tuntutan warga saya (Kulaba) yakni mereka menuntut agar nama pada Batu Angus disertai nama Kelurahan Kulaba, menjadi Batu Angus Kulaba,” kata Wahyuni kepada KabarMalut, Sabtu (11/8/2018).

Akibat dari aksi blokade ini, para wisatawan yang hendak mengunjungi wisata Batu Agus harus mengurungkan niat mereka karena tidak bisa masuk. Warga berjanji, bakal membuka blokade jika pemerintah mencantumkan nama Kulaba di wisata tersebut.

“Blokade akan dibuka kembali setelah permintaan warga disetujui,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Kelurahan Kulaba, Yudi Kenci menuturkan permintaan warga hanya satu yakni nama Kulaba dicantumkan. Jika pemintaan ini disanggupi maka wisata Batu Agus kembali dibuka untuk dikunjugi wisatawan.

“Kami hanya menuntut nama Kulaba pada Batu Angus sebagai identitas kelurahan kami, hal ini juga berkaitan dengan masalah tapal batas dengan Kelurahan Tarau yang sudah aman, hanya saja kami ingin nama Batu Angus ada nama Kulaba,” ungkapnya.

Yudi menambahkan bahwa perwakilan dari pemuda dan warga Kulaba sudah melayangkan surat permohonan ke Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate. Namun sampai saat ini, belum ada tanggapan dari instansi terkait. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut