AHM-RIVAI Optimis MK Tolak Gugatan AGK-YA

  • Bagikan
Kuasa Hukum AHM-RIVAI, Hendra Karianga

JAKARTA – Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut)  2018 di Mahkamah Konstitusi (MK), dilanjutkan pada Senin 20 Agustus pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Paslon Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI), kini telah menyiapkan sejumlah strategi menghadapi sidang dengan mengidentifikasi dan konsolidasi saksi.

Tim Kuasa Hukum AHM-RIVAI, Hendra Karianga mengaku optimis majelis hakim MK bakal menolak gugatan Paslon Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA). Pasalnya, materi gugatan yang diajukan AGK-YA syarat kebohongan.

“Apapun bentuk strategi yang dilakukan pihak AGK-YA, tidak bisa mengelabui logika majelis hakim Mahkamah Konstitusi. Kebohongan tidak bisa mengalahkan kebenaran,” kata Hendra kepada KabarMalut, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, persidangan dilanjutkan menyusul selisih ambang batas  perolehan suara AHM-RIVAI dan AGK-YA dibawah 2 persen. Meski demikian, lanjut Hendra, MK bakal menolak gugatan pihak pemohon (AGK-YA) karena dalil yang diajukan adalah salah alamat dan umumnya rekayasa.

“Kami optimis MK bakal menerima hasil pleno rekapitulasi suara KPU Provinsi Maluku Utara, dengan kata lain, gugatan AGK-YA ditolak,” singkatnya. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut