6 Korban Kapal Feri Tenggelam Belum Ditemukan

  • Bagikan
Petugas Basarnas Ternate

TERNATE – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate, memastikan masih terdapat 6 korban kapal feri KMP Bandeng yang tenggelam di Perairan Loloda Barat, hingga kini belum ditemukan.

Kapala Basarnas Tenate, Muhammad Arafah mengatakan setelah kapal KN SAR 237 Pandudewanata menyalamatkan 45 orang korban KMP Bandeng, diketahui masih terdapat 6 orang korban lagi yang belum ditemukan.

“Berdasarkan laporan dari Capt KN SAR Pandudewanata, setelah melakukan pendataan dari korban yang on board di kapal, bahwa masih ada 6 orang korban yang belum ditemukan diantaranya 5 ABK dan 1 Penumpang,” kata Muhammad dalam keterangan ke KabarMalut, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya, kapal KM Sandaga Nusantara dari DanPos SAR Tobelo serta Tim SAR Gabungan on board di atas kapal, digerakkan dari Tobelo menuju ke kecelakaan untuk melakukan pencarian tehadap 6 orang korban yang belum ditemukan.

“Sementara kapal KN SAR 237 Pandudewanata membawa 45 orang korban menuju ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dengan jarak 76.9 Nm dengan speed 20 Kts dengan estimasi waktu tempuh 3 jam 50 menit. Perkiraan para korban tiba di Pelabuhan  A Yani Ternate sekira pukul 07.20 WIT,” jelasnya.

Muhammad menambahkan, data manifest pada KMP Bandeng berbeda dengan temuan di lapangan, dimana sebelumnya dilamporkan manifest sebanyak 24 orang terdiri dari 18 ABK dan 24 penumpang. Namun faktanya, Basarnas telah berhasil mengevakuasi 45 korban dan 6 korban belum ditemukan.

“Lagi-lagi data manifest dengan data real penumpang berbeda,” pungkasnya.

Deketahui, kapal KMP Bandeng dari Tobelo Halmahera Utara menuju Bitung Provinsi  Sulawesi Utara (Sulut) diduga dihantam ombak besar di Perairan Loloda dan tenggelam. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut