Garda Merah Putih Desak Bupati Pecat Dua Guru Jadi Komisioner Bawaslu Haltim

  • Bagikan
Garda Merah Putih, saat hearing dengan DPRD dan Pemkab Haltim

MABA – Gerakan Pemuda  (Garda) Merah Putih Halmahera Timur (Haltim), mendesak Bupati Haltim untuk segera memecat dua oknum guru yang kini menjadi Komisioner Bawaslu Haltim. Sebab Pemda tidak memberikan izin untuk ANS khusunya guru terlibat menjadi anggota penyelenggara Pemilu karena minimnya tenaga guru di Haltim, namun imbauan tersebut diabaikan.

“Pemkab harus meberikan sanksi tegas yakni pemecatan, karena tidak mengindahkan dan bahkan cenderung mengabaikan ketentuan Pemkab Haltim,” ungkap Koordinator Aksi, Bahrudi Parangi saat hearing dengan DPRD dan Pemkab Haltim, Senin (3/9/2018).

Menurut masa aksi dari Garda Merah Putih, berdasarkan surat pemberitahuan oleh Pemkab ke Bawaslu Malut pada tanggal 30 Juli 2018, yang intinya sudah tidak lagi memberikan izin ke tanaga fungsional guru, untuk mengikuti seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten, mengingat saat ini masih kekurangan guru.

“Dengan dasar itulah kami meminta ketegasan dari Pemkab, dalam hal ini Plt Bupati dan Kepala Diknas agar tidak hanya sekedar gertak sambal. Sebab yang dibutuhkan ketegasan kongkrit agar kedua oknum guru, yang saat ini sudah dilantik menjadi Bawaslu Kabupaten, dapat dipanggil dan diminta pertanggungjawaban atas pilihan mereka,” jelasnya.

Hearing terbuka yang dipimpin Sekertaris  Komisi I DPRD Haltim, Bahri Hayun serta dihadirkan Kabag Hukun Setda Haltim, Ardian Sangadji dan Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Beni Sutarman, telah bersepekat jika persoalan ini akan ditindak lanjuti di tingkat atas, yakni meminta klarifikasi ke pihak Bawaslu Malut.

Perlu diketahui, dua oknum guru yang kini menjadi Komisioner Bawaslu Haltim yakni Suratman Kadir, guru SMP Binagara Wasile Selatan dan Basri Suaib, guru SMA di Wasile Selatan. Suratman Kadir kini menjabat sebagai Ketua Bawaslu Haltim, sementara Basri Suaib menjabat sebagai Divisi Hukum Bawaslu Haltim. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut