Kades Bisui Akui Mantan Sekdes Tilep DD Puluhan Juta

  • Bagikan
Kades Bisui, Sudirman Muhammad (kanan) saat menyerahkan DD ke Mantan Sekdes Fajrin Umar

LABUHA – Dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Bisu, kini diungkap Kepala  Desa (Kades) Sudirman Muhammad. Anggaran DD sebesar Rp 80 juta yang dicairkan pada tahap pertama yakni 20 persen tahun 2018 untuk pembangunan rabat, diduga ditilep mantan Sekdes Bisui, Fajrin Umar sebesar Rp 50 juta.

Kedes Bisui, Sudirman Muhammad mengaku, dirinya menyerahkan uang sebanyak Rp 80 juta ke mantan Sekdes untuk pembuatan rabat di Desa Bisui, tapi uang yang terpakai  hanya Rp 30 juta dan sisahnya masih di mantan Sekdes bahkan sudah disalahgunakan.

“Uang itu untuk biaya belanja matrial seperti batu, pasir dan batu krikil. Sisanya Sekdes sudah pakai, tidak tahu buat apa,” tutur Kades Sudirman kepada KabarMalut, Rabu (19/9/2018).

Menurutnya Sudirman, selama ini tuduhan masyarakat Bisui terkait dirinya menggelapalkan DD, tidak benar. Tuduhan tersebut, kata Sudirman, hanya untuk ingin menjatuhkan dirinya dari jabatan Kades.

“Jadi penggelapan dana itu mantan Sekertaris Desa Fajrin Uma,”  tegasnya.

Terkait hal ini, mantan Sekdes Bisui, Fajrin Umar saat dikonfirmasi melaui sambung telepon mengatakan penggunaan anggaran Rp 80 juta, sudah dipakai Rp 50 juta untuk beli matrial lokal. Selai itu, juga membiayai kegiatan kepemudaan di Bidang Keagamaan senilai Rp 10 juta dan siap mempertanggung jawabkan pengguna DD tersebut.

“Saya tetap ke Bacan membuat laporan pertanggung jawaban ke dinas,” ucap Fajrin.

Dilain sisi, Kepala Inspektorat Halsel, Slamt Ak dikonfirmasi mengatakan terkait penggunaan DD di awal tahun ini, akan diaudit pada akhiri tahun 2018.

“Semua Kaur Desa sudah sepakat dengan ditandai tanda tangan di atas materai. Apabila dikemudian hari muncul masalah, maka mereka bertanggung jawab,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut