DPRD Minta Dikbud Sanksi Oknum Guru SMPN 12

  • Bagikan
Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik

TERNATE – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Ternate, segera memberikan sanksi tegas terhadap oknum guru SMP Negeri 12 Kota Ternate, Rusni Radjab, yang selama 8 bulan tidak beraktifitas dalam belajar mengajar.

Ketua Komisi III, DPRD Kota Ternate, Anas U Malik mengatakan, persoalan disiplin yang dilakukan salah satu oknum guru SMP di Moti ini sangat memprihatinkan. Olehnya itu, Dikbud Kota Ternate harus segera mengambil langkah tegas.

“Setiap sekolah itu selain tenaga guru, ada pengawas, maka saya kira sistem fungsi pengawasan di sekolah tersebut, terutama guru perlu ditingkatkan, karena hampir kurang lebih 8 bulan yang bersangkutan tidak mengajar,” ungkap Anas kepada KabarMalut di ruang kerjanya, Senin (24/9/2018).

Menurut Anas, sudah semestinya ada langkah-langkah kedisiplinan diambil oleh Dikbud, misalnya memangil guru bersangkutan untuk meminta keterangan terkait ketidakaktifan selama kurang lebih 8 bulan. Dikbud harus memberikan sanksi berupa teguran, administrasi ataupun pembinaan kepada guru tersebut. Persoalan ini tidak bisa dibiarkan, karena lama-kelamaan pasti akan berpengaruh pada aspek proses belajar mengajar dan merugikan peserta didik.

“Kami dari DPRD melalui Komisi III, akan memangil Dikbud Kota Ternate, untuk melakukan rapat dan kami akan mempertanyakan sejauh mana Dikbud melakukan sistem fungsi pengawasan terhadap semua sekolah, terutama kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Anas.

Komisi III sebagai mitra kerja Dikbud, salah satu fungsi analis pengawasan, Komisi III mendesak Dikbud untuk memberikan sanksi kepada mala situ. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut