Renja 2019 Pemkab Morotai Prioritas Pendidikan dan Kesehatan

  • Bagikan
Kepala Bappeda Pulau Morotai, Abjan Sofyan

DARUBA – Rencana Kerja (Renja) tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, sudah dalam tahap pembahasan internal, yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda). Pemkab lebih memprioritaskan sejumlah kegiatan rutin dan kegiatan fisik berkaitan langsung dengan pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Kepala Bappeda Pulau Morotai, Abjan Sofyan mengaku untuk kegiatan rutin yang masuk dalam Renja 2019 yakni lansia, janda, anak yatim, melahirkan, meninggal, sambungan jaringan listrik ke rumah, jaringan air bersih dan honor para guru. Sementara untuk program non rutin, diantaranya pembagunan sekolah unggulan sebanyak 6 unit yang dilengkapi fasilitasi penunjang.

“Dari 6 bangunan sekolah unggulan ini, yang saat sudah dibangun itu baru dua bangunan, yakni SMP Negeri 1 Daruba dan SD Negeri Dehegila, dalam wilayah Kecamatan Morsel,” kata Abjan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/9/2019).

Sejumlah program ini, disesuai dengan visi misi Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma, yang setiap kali  mengingatkan bahwa anggaran bukan untuk kepentingan perorangan. Tetapi untuk program betul-betul prioritas yang bisa berdampak langsung pada masyarakat.

“Karena semua di bidang pendidikan itu, prioritas layanan kesehatan dan kualitas pendidikan bisa ditingkatkan, dan dipastikan seluruh masyarakat Morotai bisa menjangkau layanan pendidikan dan kesehatan,” ungkap Abjan.

Mantan Sekda Halbar ini menambahkan, setelah tahun 2019 nanti, pihaknya tidak menginkan adanya pembangunan gedung sekolah yang rusak atau yang tidak layak serta tidak ada lagi anak putus sekolah, termasuk tidak ada lagi kesenjangan kualitas pendidikan antara di desa. Begitu juga di bidang kesehatan, yang sangat fundamental untuk diselesaikan adalah pencegahan dan pengobatan beberapa kasus penyakit menular, sehingga tidak ada lagi kekurangan giz.

“Sebagai bahan pertimbangan, estimasi APBD tahun 2019 masih dalam pembahasan. Untuk sementara ini kami belum tahu berapa besaran APBD, karena masi banyak program-program skala priorotas yang sangat penting, sehingga masyarakat lebih sejaterah,” tandas Abjan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut