Pemkab Halsel Bohongi Honorer K2

  • Bagikan
Kepala BKPPD, Marten Puka Puka saat menyampaikan penjelasan di tengah-tengah massa aksiHonorer K2 Halsel di halaman kantor Bupati

LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui Badan Kepagawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) secara tidak langsung telah membohongi tenaga honorer katagori 2 (K2) yang sudah bertahun-tahun mengabdi di Pemkab Halsel.

Kepala BKPPD, Marten Puka Puka belum lama ini mengaku honor K2 Halsel yang berjumlah 1.739 orang akan diangkat jadi PNS, tanpa memandang usia atau  meski lebih dari 35 tahun. Namun saat menghadapi massa aksi honorer K2, Marten mengklarifikasi kembali karena usia lebih dari 35 tahun tidak bisa diakomudir dalam pengakatan PNS.

“Bagi sudara-sudara merasa diri umur sudah diatas 35, saya sudah tidak menerima kalau cara seperti itu,” ungkap Marten di hadapan puluhan massa aksi di halaman kantor Bupati Halsel, Senin (1/10/2018).

Meski begitu, Pemkab Halsel tidak akan tinggal diam demi nasib honorer K2, sehingga dirinya dalam waktu dekat akan ke Jakarta untuk memperjuangan nasib honorer K2 Halsel.

“Saya berusaha, saya tidak tinggal diam. Saya juga tidak bisa lama di kantor saya harus lebih lama di Jakarta untuk memperjuangkan saudara-saudara,” terangnya.

Dikesempatan itu Marten menuturkan, honorer K2 akan diakomodir jika masih memiliki nomor tes. Apabila ada nomor tes yang sudah hilang atau sudah sobek karena kecewa pada saat tidak lulus tes beberapa tahun lalu bisa diurus kembali di BKN karena nama-nama sudah tercatat.

Menanggapi hal ini, Koordinator Honorer K 2 Halsel, Said Alkatiri dihadapan Marten Puka Puka dan puluhan honor K2 mempertanyakan mekanisme pengangkatan honorer K2 karena dalam penerimaan PPPK harus melalui mekanisme tes.

“Kira-kira apakah harus ikut tes ataukah langsung diangkat menjadi PNS,” tegas Said.

Said juga mendesak Pemkab Haslel menunda tes CPNS di Halsel 2018. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut