Kejati Hentikan Kasus CSR PT Harita Group

  • Bagikan
Kantor Kejati Malut (Foto: Dok/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), melalui Bidang Intelijen resmi menghentikan penyelidikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) milik PT Harita Group yang diduga bermasalah.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan, untuk kasus CSR tersebut bukan pada 55 perusahaan namun hanya pada satu perusahaan yaitu PT Harita Group. Berdasarkan hasil pemeriksaan data, bahan dan keterangan selama satu bulan lebih oleh tim di Bidang Intelijen, disimpulkan bahwa penyelidikan tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Karena penyaluran dana CSR disalurkan dalam bentuk kegiatan fisik maupun bantuan sosial. Hasil pengecekan tim intelijen, dana CSR tersebut telah tersalurkan sesuai dengan kewajiban PT Harita Group kepada warga lingkar tambang. Dugaan awal adalah tindak pidana korupsi itu tidak dapat lagi kami lanjutkan, Dana CSR ini tidak ada indikasi kerugian Negara, karena ini bukan uang negara yang dikelola,” kata Apris kepada KabarMalut, Selasa (2/10/2018).

Apris menunturkan, kasus tersebut bisa kembali dilanjutkan apabila ditemukan adanya bukti baru.

“Ini bukan dihentikan tapi tidak dilanjutkan. Tapi toh kalau ada bukti baru, bisa saja ini dilanjutkan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut