Korban Banjir Tagih Janji Pemda Halut

  • Bagikan
Rumah 9 KK Desa Popilo yang rusak akibat bencana banjir beberapa bulan yang lalu

TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), rupanya tahun 2018 ini belum bisa menganggarkan bantuan pembangunan rumah 9 Kepala Keluarga (KK) di Desa Popilo Utara, Kecamatan Tobelo Utara yang diterjang musibah banjir pada beberapa bulan yang lalu. Pasalnya, Pemda telah berjanji tahun 2018 ini akan mengalokasikan anggaran untuk bantuan pembagunan rumah korban banjir, namun hal itu masih jauh dari harapan.

Salah satu korban bencana banjir Popilo, YU mengatakan Pemda telah menjanjikan 9 KK yang ditimpah musibah banjir akan dibangunkan rumah mereka. Tetapi sudah hamper setahun lamanya pasca banjir, janji Pemda Halut belum terealisasi.

“Kami sudah cukup lama menunggu janji Pemda bahwa tahun ini mereka akan membangun rumah kami, namun sampai hari ini belum ada tanda-tanda sama skali,” keluh Yu, kepada KabarMalut, Sabtu (20/10/2018).

Dia juga mengatakan, sudah hampir satu tahun lamanya mereka tetap menempati barak yang dibangun Pemda saat tertimpah bencana, bangunan barak juga kini sudah mulai rusak dan tak layak lagi untuk ditempati.

” Tempat ini (barang) yang disediakan oleh Pemda, bagi kami ini adalah tempat yang tidak layak kami tempati karena tempat ini hanya memiliki satu kamar. Sementara rumah yang berbentuk barak ini pun, sudah mulai rusak karena bahannya hanya dari papan,” terangnya.

Warga korban banjir berharap Pemda Halut bisa menepati janjinya untuk dapat membangun rumah mereka.

“Kami berharap Pemda bisa menempati janjinya, karena ini sudah masuk satu tahun. Sehingga kami juga sudah bisa pindah dari tempati ini kalau rumah yang dijanjikan sudah dibangun,” harapnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut