Bawaslu Tegaskan Suket Tidak Berlaku di Pileg dan Pilpres

  • Bagikan
Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin saat diwawancarai sejumlah wartawan usai acara Sosialisasi Pemilih Pemula di Aula Hotel Buana Lipu Bacan, Kamis (15/11/2018)

LABUHA – Pengguna hak pilih yang biasanya menggunakan Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) tidak lagi berlaku pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin di sela-sela acara Sosialisasi Pemilih Pemula di Aula Hotel Buana Lipu Bacan, Kamis (15/11/2018).

Menurut Muksin, ada dua syarat untuk menggunakan hak pilih 2019, pertama terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan yang kedua memiliki Elektronik Kartun Tanda Penduduk (e-KTP). Oleh karena itu, masyarakat yang merasa belum terdaftar harus segera melakukan pengurus e-KTP, sehingga haknya bisa tersalurkan Pemilu mendatang.

“Jangan dia (pemilih) berharap lagi menggunakan Suket. Suket itu tidak ada lagi, Suket tidak diguna lagi di Pileg dan Pilpres, yang ada hanya DPT dan e-KTP,” ungkap Muksin.

Muksin berharap Pemilu serentak 2019 nanti, seluruh pemilih yang belum terdaftar penggunaan hak pilihnya segera mendaftarkan diri agar tercatat dalam DPT sehingga mejadi masalah di kemudian hari.

Selain itu, kata Muskin Kabupaten Halsel sudah tidak lagi dikatakan sebagai daerah rawan kecurangan atau daerah zona merah yang biasa diperbincangkan masyarakat luas khususnya masyarakat Malut di setiap Pilkada maupun Pileg.

“Halsel sudah keluar dari zona merah. Kita kemarin hasil index kerawanan Pemilu kan Halsel tidak berada pada zona merah dan itu terbukti pada saat Pilgub,” tutup Muksin. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut