Hendak Melarikan Diri Setelah Terlibat Pengeroyokan, Jako Di ‘Door’ Polisi

  • Bagikan
Tersangka Jako yang menahan kesakitan saat digiring ke Polres Halteng

WEDA – Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Gebe, Halmahera Tengah (Halteng) berhasil menangkap tiga tersangka kasus pengeroyokan terhadap Rifaldi Kardi alias Gode (19) yang terjadi Rabu (7/11) lalu. Satu dari tiga tersangka terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas.

Kapolsek Pulau Gebe, Ipda Redha Astrian menjelaskan peristiwa pengeroyokan ini bermula ketika dengan korban Rifaldi Kardi alias Gode dan temannya hendak menuju kediamannya di Desa Kacepi dicegat salah satu tersangka bernama Basri Abdulah alias Basri yang sudah mabuk dipengaruhi minuman keras (Miras).

“Tersangka Basri menghampiri korban Gode dan bertanya, kamu yang namanya Gode, lalu korban menjawab saya abang, tersangka Basri mengatakan kamu tantang saya untuk memanah ikan, korban kembali menjawab tidak abang. Karena dipengaruhi Miras tersangka Basri kembali melontarkan pertanyaan dan langsung memukul korban, beruntung korban dapat menghindar. Tidak puas dengan pukulan pertama, tersangka kembali melayangkan bogem mentahnya dan mengenai dahi sebelah kiri korban,” ungkap Redha sambil mengulang pengkuan korban dan tersangka kepada KabarMalut, Minggu (18/11/2018).

Melihat korban dianiyaya tersangka Basri, teman korban melerai dengan cara mendorong Basri hingga jatuh, namun datang tersangka Jakaria Idris alias Jako dan Arif Marjun alias Arif mengeroyok korban hingga jatuh tersungkur ke tanah. Meski sudah terjatuh ke tanah, ketiga tersangka tidak mengasihani korban dan beramai-ramai mengijak korban Gode.

“Melihat ketiga tersangka lengah, korban Gode berusaha berdiri untuk melarikan diri menuju kediaman untuk mendapatkan pertolongan. Pasca kejadiaan korban membuat laporan polisi di Polsek Pulau Gebe dengan nomor polisi : LP/03/XI/2018/MALUT/RES HALTENG/SEK P. GEBE,” jelasnya.

Tiga Tersangka Pengeroyokan yang ditana di Sel Tahanan Polres Halteng

Petugas Polsek Gebe yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, langsung bergerak menuju Tempat Kejadiaan Perkara (TKP) untuk melakukan penangkapan kepada ketiga tersangka. Sesampai di TKP, Polisi berhasil mengamankan dua tersangka yakni Basri dan Arif, sedangkan tersangka Jako langsung melarikan mendengar kedatangan petugas.

“Beberapa hari kemudian tepatnya Kamis (15/11) lalu, kami mendapat laporan masyarakat tentang keberadaan tersangka Jiko di Desa Yoi yang hendak melarikan diri ke Pulau Sain Provinsi Papua Barat,” tegasnya.

Dari hasil laporan masyarakat petugas Polsek membentuk dua tim, terdiri tim darat dan tim laut, tim darat mengunakan mobil dan tim laut menggunakan perahu nelayan. Alhasil petugas berhasil menemukan keberadaan tersangka Jako di Telaga Putih dekat Tanjung Kasuari akan menuju Pulau Sain Provinsi Papua Barat dengan menumpangi perahu nelayan.

“Akhirnya kami menemukan tersangka yang bersembunyi di kapal yang hendak ke Papua Barat, pada saat petugas melakukan penangkapan tersangka berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara, bukan menyerah tapi tersangka berusaha lari dan dengan terpaksa petugas melepaskan tembakan di betis kiri untuk melumpuhkan tersangka,” kata Kapolsek.

Tersangka Jako yang juga residivis kasus pencurian dan baru bebas ini kemudian dibawah ke Puskesmas Gebe untuk mendapatkan tindakan medis. Selanjutnya ketiga tersangka langsung dibawa ke Polres Halteng di Kota Weda mengunakan kapal laut.

Jako sendiri tercatat sering membuat keributan dan sangat mengkwatirkan warga sekitar pasca keluar dari masa tahanan di Rutan Weda bebera waktu lalu.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Anthonio Effan Sulaiman membenarkan tiga tersangka telah ditahan di Polres Halteng demi keamanan dan menghindari tindakan yang tidak diinginkan.

“Proses penyelidikan tetap dilakukan oleh  Polsek Gebe, Polres hanya membantu dalam hal penahan tersangka dikarenakan Polsek Gebe belum memiliki sel tahanan yang layak dan untuk keamanan tersangka itu sendiri,” singkat Anthonio. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut