Polda Malut Kantongi Satu Nama Tersangka Korupsi RSUD Morotai

  • Bagikan
Dir Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Masrur

TERNATE – Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut), menjadwalkan dalam waktu dekat akan mengumumkan tersangka dugaan tindak pidana korupsi kasus pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pulau Morotai tahun anggaran 2016-2017.

Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes (Pol) Masrur mengatakan, penyidik telah mendapat hasil audit kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Malut yang diterbitkan Rabu (7/11) dan sudah diterima Polda beberapa hari lalu. Prpyek pekerjaan pembangunan RSUD Pulau Morotai, merugikan negara sebesar Rp 500 juta lebih.

“Hasil audit dari BPKP dalam kasus itu tercatat kurang lebih Rp 500 juta yang merugikan keuangan negara, dan dalam waktu dekat penyidik akan melakukan gelar untuk penetapan tersangka dalam kasus ini,” kata Masrur kepada wartawan, Minggu (18/11/2018).

Setelahn penyelidikan dan penyidikan, penyidik telah mengantongi satu nama calon tersangka karena sudah memiliki catatan khusus siapa yang akan menjadi tersangka. Hanya saja untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka, harus sesuai dengan prosedur yakni gelar perkara penetapan tersangka yang dilakukan oleh penyidik.

“Yang pasti kami akan gelar perkara untuk memunculkan nama tersangkanya. Kalau untuk siapa yang menjadi tersangka itu nanti hasil dari gelar, yang pasti saya sudah mengantongi itu,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan, untuk sementara pihaknya masih mengantongi satu nama yang akan jadi tersangka dalam kasus tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain yang akan menyusul.

“Nanti dari satu tersangka itu baru dia akan mengembang, karena kasus korupsi itu memang seperti itu, yang pasti dari beberapa orang itu salah satunya adalah kontraktor,” tegasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut