Kekurangan Ruang Belajar, Siswa SMPN 3 Mangoli Utara Timur Belajar Bergantian

  • Bagikan
Salahsatu guru di SMP Negeri 3 Mangoli Utara Timur, Maryana La Bia

SANANA – Keefektifan belajar mengajar merupakan harapan bagi semua guru dan siswa, namun hal itu tidak dialami siswa dan guru SMP Negeri 3 Mangoli Utara Timur di Desa Waisum. Pasalnya siswa kelas VIII harus bergantian belajar dengan siswa kelas IX, hal ini disebabkan karena kurangnya ruang belajar.

“Siswa kami terpaksa belajar bergantiant, karena ruang belajar kami cuman dua, kami memang punya tiga ruang, hanya saja 1 ruang kami pakai sebagai ruang guru atau kantor,” kata satu guru SMPN 3 Mangoli Utara Timur, Maryana La Bia saat diwawancarai Minggu (25/11/2018).

Bupati Kepsul Hendrata Thes yang  melakukan kunjungan kerja di Desa Waisum Minggu (25/11) juga menerima keluhan tersebut dan berjanji akan segera dipenuhi.

“Saya sudah dengar dan sudah masuk dalam catatan saya, kedepan itu akan diupayakan untuk terpenuhi demi meningkatkan pendidikan terutama di Desa Waisum ini,” kata Hendrata di hadapan warga Desa Waisum dan para guru.

Selain kekurangan ruang belajar, guru SMP Negeri 3 Mangoli Utara Timur itu juga menyampaikan bahwa tenaga guru juga sangat minim, dengan harapan kedepan Bupati Kepsul mengalokasi tenaga guru di sekolah ini. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut