Kejati Didesak Terus Proses Pinjaman Pemkab Halbar

  • Bagikan
Akademisi Unkhair Ternate, Abdul Kader Bubu

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) didesak untuk terus menyelidiki dugaan pelanggaran pinjaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) sebesar Rp 159 miliar di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku-Maluku Utara (Malut).

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Abdul Kader Bubu mengaku pinjaman Pemkab Halbar disinyalir ada pelanggaran administrasi yang dilakukan Bupati Halbar Danny Missy. Karena proses pinjaman tanpa melibatkan DPRD.

“Pinjaman Halbar tersebut harus ada kesepakatan dari DPRD ketika pinjaman Halbar dilakukan, tanpa persetujuan DPRD disitu sudah melakukan pelanggaran administrasi,” kata Abdul Kader kepada KabarMalut, Minggu (2/12/2018).

Menurutnya, Kejati tidak bisa kualisifikasikan bahwa pinjaman Pemkab Halbar tidak bermasalah, faktanya Bupati Halbar Danny Missy melakukan pinjaman sendiri tanpa adanya persetujuan DPRD. Padahal seharusnya pinjaman Pemkab ada persetujuan DPRD dan tidak bisa disampingkan.

“Jika administrasi tidak terpenuhi, bisa mengakibatkan kerugian negara. BPKP berpendapat bahwa pinjaman itu diangap sah, sahnya dari mana. Sementara tidak ada persetujuan dari DPRD,” tegas pria yang biasa disapa Dade ini.

Abdul Kader berharap Kejati Malut  konsisten menegak hukum tanpa terpengaruh meski ada hubungan baik dengan pejabat-pejabat tertentu, tidak harus dijadikan dasar baik lalu kasus tersebut tidak dilakukan penyelidikan.

“Beberapa bulan yang lalu Bupati Halbar menyurat ke KPK, Kejagung dan Presiden, namun dalam pengiriman surat tersebut itu tidak ada relevansinya sama sekali. Untuk apa Bupati mengirm surat itu, tidak ada urusan dengan proses penyilidikannya di Malut,” ujarnya.

Kejati harusnya tetap menjalankan tugas sebagai penegak hukum dan terus menyelidiki kasus ini. Langkah bupati mengirimkan surat ke beberapa lembaga hukum dan presiden menandakan sudah terjadi pelangaran di Halbar. (Ajo)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut