Bea dan Cukai Belum Bisa Terapkan PLB di Ternate

  • Bagikan
Kasi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis, Eko Budiyanto

TERNATE – Sistem baru Bea Cukai untuk mempermudah barang masuk keluar logistik berikat untuk saat ini belum bisa diterapkan di wilayah Maluku Utara khususnya di Kota Ternate. Rencananya sistem tersebut diberlakukan serentak pada 1 Januari 2019 mendatang, namun belum sepenuhnya bisa diterpakan di seluruh wilayah di Indonesia.

Kasi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Eko Bidiyanto menjelaskan bahwa sistem Pusat Logistik Berikat (PLB) belum bisa diterapkan di Ternate, dikarenakan letak geografis wilayah dan Ternate bukan wilayah industry seperti di kota-kota lain.

“Sistem PLB ini digunakan pada wilayah yang aktif melakukan ekspor, sedangkan di Ternate kan minim industry, karena Ternate bukan kawasan  industry. Kalaupun ada seperti pertambangan, tapi mereka tidak membutuhkan itu,” tandas Eko kepada KabarMalut, Rabu (19/12/2018).

Eko menambahkan bahwa  PLB diperuntukan untuk meningkatkan kemudahan berusaha dan meningkatkan ekspor dalam negeri dengan menggunakan sistem aplikasi yang terintegritas, untuk itu sangat tepat diberlakukan bagi kawasan industri seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan berbagai macam perusahan industri.

Eko berharap kedepan Maluku Utara khususnya Kota Ternate bisa menerapkan sistem PLB, karena PLB memiliki kemudahan yang menguntungkan bagi pengguna jasa. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut