Polres Halsel Didesak Selesaikan Kasus Penjualan Rastra Desa Koititi

  • Bagikan
Kantor Polres Halsel

LABUHA – Halmahera Corruption Watch (HCW) Maluku Utara (Malut) mendesak penyidik Polres Halmahera Selatan (Halsel) untuk segera menyelesaikan kasus penjualan bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastar) Desa Koititi Kecamatan Gane Barat, yang diduga dilakukan Pemerintah Desa setempat.

Wakil Direktur HCW Malut, Rajak Idrus penjualan Rastar yang dilakukan Panitia Penyalur Bantuan Rastra Desa Koititi secara tidak langsung sudah memenuhi unsur tindak pidana korupsi, karena mengambil hak masyarakat.

“Bukan soal nilainya yang kita lihat, tapi tindakan yang dilakukan panitia penyalur itu bisa dikategori tindak pidana korupsi,” ujar Rajak kepada KabarMalut, Rabu (19/12/2018).

Desakan serupa juga disampaikan, Praktisi Hukum Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Julkifli L Ali.  Menurutnya, penyidik harus memeriksa Pemerintah Desa Koititi terutama Kepala Desa Koititi Musli Marassabesy, karena bertanggung jawab penuh atas penjual Rastar masyarakat Koititi.

“Aturan sudah jelas. Jadi, kepala desa telah menyalahgunakan wewenangnya dan itu dikatagorikan tindak pidana korupsi,” pungkas Julkifli.

Terpisah, Kasatreskim AKP Gede Atmaja ketika dikonfirmasi mengaku untuk membuktikan tersangka penjualan bantuan sosial Rastar Desa Koititi, sejumah penyidik diterjunkan ke Desa Koititi untuk melakukan penyelidikan.

“Sementara anggota kami turun langsung di Koiti,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut