Resmi Jadi Tersangka, Polisi Langsung Tahan Dua Pelaku Pengeroyokan Petani Kopra

  • Bagikan
Dua tersangka pengeroyokan ditahanan Polres Halut

TOBELO – Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Utara (Halut), menetapkan status tersangka terhadap dua orang warga pengeroyokan petani kopra atas nama korban Hayun Galela.

Kasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda mengaku setelah melakukan pemeriksaan saksi atas kasus pengeroyokan terhadap korban Hayun Galela, penyidik meningkatkan dua status warga dari tersangka menjadi tersangka.

“Saat ini kami telah tetapkan dua orang pelaku pengeroyokan yang telah kami periksa, statusnya kini telah dinaikan menjadi tersangka,” kata Rusli kepada wartawan, Kamis (20/12/2018).

Kedua orang tersangka penganiayaan dan pengeroyokan langsung ditahanan di sel tahanan Polres Halut, guna mempertanggung jawabkan perbuatnya. Meraka masing-masing Beni Samalagi (50) asal Desa Wari, Kecamatan Tobelo dan Yonis Estapanus Tongo Tongo (42) asal Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo.

“Kedua tersangka sudah kami tahan,” tuturnya.

Petani Kopra yang jadi korban pengeroyokan

Rusli menambahkan, pihaknya menerima tiga laporan kasus pengeroyokan dengan korban yang berbeda.  Satu orang korban Yuanda Galela, kini pelakunya masih diselidiki dan telah memeriksa sejumlah saksi.

“Sedangkan untuk pelaku pengeroyokan terhadap korban Yuanda Galela, warga Desa Igobula, Kecamatan Galela Selatan, belum kita amankan. Karena kita masih menunggu dan mengumpulkan saksi-saksi,” katanya.

Lanjut Rusli juga mengatakan bahwa pihaknya, masih mengumpulkan data-data dan saksi yang lain.

“Kami terus bekerja secara maksimal dan kami juga bekerja berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) dan aturan yang ada,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, demonstrasi petani kopra yang berlangsung pada Rabu (28/11), memakan korban luka di kepala dan patah tulang. Untuk korban luka di kepala atas nama Yuanda Galela, sedangkan untuk patah tulang atas nama Hayun Galela. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut