Diduga Cemarkan Nama Baik, Oknum DPRD Halut Dipolisikan Warga

  • Bagikan
Anggota DPRD Halut, Irfan Soekonay (Foto: Istimewa)

TOBELO – Oknum anggota DPRD Halmahera Utara (Halut), Irfan Soekonay dilaporkan oleh warga Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, Taufan Biskali (29) ke Polres Halut atas dugaan Pencemaran Nama Baik. Irfan dilaporkan Taufan dengan nomor laporan polisi/ 530/XII/2018/ PMU/Res Halut/ SPKT.

Taufan Biskali mengaku melaporkan Irfan ke Polres Halut tersebut terkait pencemaran nama baik atas dirinya yang dilakukan Irfan saat bercakap dengan salah satu temanya benama Sadikin. Dimana Irfan mengaku memberikan uang dan pangkalan minyak kepadanya.

“Bahasa dari anggota dewan tersebut kepada saya tidak memiliki etika dan fitnah, yang mengatakan waktu Irfan mencalonkan sebagai anggota DPRD, memberikan uang jutaan rupiah kepada saya dan usaha pangkalan minyak tanah,” ujar Taufan Biskali kepada wartawan, Rabu (2/1/2018).

Taufan mengungkapkan, pengakuan Irfan tersebut tidak benar dan merasa nama baiknya dicemarakan. Sehingga mengambil langkah hukum melporkan Irfan untuk mempetanggung jawabkan pernyataanya.

“Untuk itu, saya meminta agar pihak Polres Halut bersikap tegas dalam hal ini, saya minta agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda membenarkan menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjutinya dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Laporannya sudah berada penyidik, sementara dilakukan penyelidikan,” singkat Rusli.

Sementara itu, Anggota DPRD Halut, Irfan Soekonay saat dikonfirmasi mengatakan pernyataan tersebut menjawab pertanyaan Sadikin bahwa Taufan pernah menjadi tim suksenya.

“Yang sebenarnya adalah menjawab isi pertanyaan yang dilontarkan oleh Sadikin bahwa pernah Taufan Biskali menjadi bagian dari tim ku dan tidak pernah memperhatikan. Maka muncullah bahasa itu,” tegas Irfan.

Ketua DPC PKB Halut ini menambahkan, seharusnya nama baik dirinya dicemari Taufan karena mengaku tidak memperhatikannya sebagaimana disampaikan Sadikin.

“Artinya ada dugaan pencemaran nama baik saya yang dilakukan oleh saudara Taufan. Jadi jangan dibalikan bahasa yang sebenarnya.  Tak mungkin tidak ada asap kalau tak ada api,” pungkas Infan sambil beranalogi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut