Keluarga Cabut Laporan Pencabulan, Polisi Tetap Tahan Pelaku

  • Bagikan
Kantor Polsek Wasile

MABA  – Keluarga korban pencabulan anak umur 6 tahun yang dilakukan salah satu siswa SMP kelas II berinisial P di Halmahera Timur (Haltim), telah mencabut laporan polisi di Polsek Wasile. Meski begitu Polisi tetap menahan pelaku yang tak lain masih hubungan keluarga dengan korban ini.

di Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kamis (03/01/2019) lalu, telah dicabut laporannya oleh pihak keluarga baik itu keluarga bunga (6) selaku keluarga korban dan keluarga Putra (14) selaku keluarga pelaku. Hal itu disampaikan Parson dalam mewakili kedua keluarga.

“Masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, karena ada kesalapahaman dalam menyikapi permasalahan  tersebut. Dan masalah ini tidak lagi dilanjutkan untuk proses hukum selanjutnya,” kata, Parson mewakili keluarga kedua belah pihak kepada wartawan, Jumat (4/1/2019).

Menurutnya, keiginan keluarga korban dan keluarga pelaku untuk tidak lagi dilanjutkan masalah ini ke proses hukum.

“Pihak keluarga sudah menyelesaikan secara kekeluargaan,” singkatnya.

Kapolsek Wasile, Ipda Ahmad saat dikonfirmasi mengaku, meski kedua belah pihak mencabut laporan polisi, pihaknya tetap memproses kasus dugaan pencabulan ini, karena merupakan tindak pidana murni. Kasus ini bakal dilimpahkan ke Polres Haltim untuk proses lebih lanjut.

“Hari ini kita akan limpahkan kasus dugaan pencabulan ke Polres Haltim, karena kita sudah selesaikan Laporan Polisi (LP) dan visumnya,” kata Achmad.

Achmad juga mengatakan, pelimpahhan kasus ini karena Polesk Wasile tidak memiliki penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Alasan pencabutan laporan oleh kedua pihak keluarga tidak akan menghapus pidana perbuatan pelaku.

“Alasan-alasan itu tidak menghilangkan tindak pidana murni kasus ini, sehingga menunggu hasil gelar perkara di Polres, dan yang jelas kita sudah bikin LP nya, karena mencabut laporan tersebut harus melibatkan semua hal. Kita tidak bisa mencabut, karena itu adalah pidana murni dan ini masalah anak dibawah umur,” tuturnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut