Keterbatasan Buku dan ATK, SDN 2 Trans Waleh Butuh Perhatian Pemda

  • Bagikan
SDN 2 Trans Waleh (Foto: Sahril/KabarMalut)

WEDA – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Trans Waleh Kecamatan Weda Utara, miliki keterbatasan buku mata pelajaran dan Alat Tulis Kantor (ATK). Pihak sekolah membutuhkan adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Menurut salah satu Guru SDN 2 Trans Waleh, Muzakir sejak tahun 2012 sekolah dibangun, hingga kini pihaknya belum mendapat bantuan dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Diknaspora).

“Sejak dibangun dari tahun 2012 lalu, SDN 2Trans Waleh baru satu kali mendapat bantuan dari Dinas Transmigrasi Halteng, tetapi bantuan sudah lama dan sampai sekarang buku sudah rusak,” ungkap Muzaki kepada KabarMalut belum lama ini.

Muzaki mengaku pihaknya sangat berharap adanya perhatian dinas terkait terdapa sekolah yang berada di daerah trans yang masih terisolir dengan keadaan jalan dan jaringan komunikasi ini. Sebab alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimilik belum cukup untuk membiayai pembelian buku mata pelajaran dan ATK.

“Kami guru PNS dan honor masih semangat untuk mengajar dan mendidik anak murid yang berjumlah 43 orang. Alhadulilah kami memiliki jumlah pendidik atau pengajar terdiri dari 3 guru honorer dan 3 guru PNS,” tambah Muzaki didampinggi Anto guru PTT.

Terpisah, Plt Kepala Diknaspora Halteng, Muksin Ibrahim mengaku belum mendapat informasi serta belum melihat dari dekat tentang situasi sekolah tersebut.

“Mengenai buku mata pelajaran dan ATK semua sudah tertuang dalam dana BOS dengan pembelian buku dan lain-lain. Kemungkinan dana BOS sekolah tidak cukup untuk ditaktisi dengan kebutuhan lain di sekolah, sehingga dana BOS yang mereka gunakan tidak cukup membeli buku mata pelajaran dan ATK,” kata Muksin.

Muksin menambahkan, direncanakan dalam waktu dekat bakal berkunjung ke sekolah dan memastikan kebutuhan yang hendak dipenuhi. Sehingga aktifitas belajar mengajar berjalan maksimal seperti halnya pada sekolah lain di Halteng.

“Insya Allah kami dari diknas akan memenuhi kebutuhan apa yang jadi kekurangan yang ada, agar supaya dunia pendidikan pada sekolah itu akan terlaksanakan dengan baik dan dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermartabat sesuai falsafa Fogogoru dan mewujudkan visi misi Elang- Rahim,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut