Bawaslu Minta KPU Halteng Sosialisasi Tahapan Pemilu

  • Whatsapp
Komisioner Bawaslu Halteng, Munawar Wahid (Foto: Sahril/KabarMalut)

WEDA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halteng, untuk mensosialisasikan jadwal dan tahapan Pemilu khusunya berkaitan dengan jadwal kampanye iklan kampanye di media sosial, elektronik juga media cetak dan online.

Komisioner Bawaslu Halteng, Munawar Wahid munuturkan, ketidaktahuan akan jadwal dapat memicu pelanggaran terhadap kampanye diluar jadwal. Karena KPU Halteng tidak pernah mensosialisasikan tahapan Pemilu berupa kampanye dan lain sebagainya.

Muat Lebih

“Yang kami lihat adalah ketidaktahuan akan jadwal atau tahapan ini (Iklan di media) sehingga peserta Pemilu cenderung melakukan pelanggaran,” ungkap Munawar kepada KabarMalut, Minggu (27/1/2019).

Terkait dengan iklan pada media elektronik dan media masa, telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 23 tahun 2018. Dengan demikian KPU sebagai penyelenggara teknis wajib mensosialisasikan hal ini sehingga dipahami semua peserta Pemilu.

“Karena yang berhak mensosalisasi tahapan Pemilu, pada sebelum pelaksanaan Pemilu pihak penyelengara (KPU) wajib mensosialisasi tahapan pelaksanaan Pemilu di masyarakat maupun peserta Pemilu. Bawaslu tugasnya mengawasi di tingkat penyelengara dan peserta Pemilu,” tambah Munawar yang juga mantan wartawan ini.

Bawaslu Halteng sendiri sudah melaksanakan sosialisasi berkaitan dengan pelanggaran dan pengawasan di tingkat penyelenggara dan peserta Pemilu maupun masyarakat umum tentang bagaimana pencegahan yang akan dilakukan oleh masyarakat. Sehingga pelaksanaan Pemilu dapat berjalan aman, lancar, jujur dan adil serta menciptakan Pemilu yang berkualitas sesuai harapan kita bersama.

“Kami dari Bawaslu Halteng sendiri berharap kepada peserta Pemilu agar tetap tertib dalam mengikuti semua tahapan, jadwal dan program dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang telah ditetapkan KPU. Bilamana terjadi pelanggaran yang dilakukan siapapun, entah penyelenggara maupun peserta Pemilu, kami Bawaslu akan mengambil tindakan sesuai dengan peraturan Pemilu,” cetusnya. (Ajo)

Pos terkait