Kapolda Malut Resmi Tutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Sofifi

  • Bagikan
Upacara Penutupan Pendidikan Bintara Polri di SPN Sofifi (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Suroto resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, pada Sekolah Polisi Nasional (SPN) Polda Malut. Penutupan berlangsung dengan pelaksanaan upacara yang dipimpin langsung Kapolda sebagai Inspektur Upacara, di halaman SPN Polda Malut di Sofifi , Senin (4/3/2019).

Kapolda Malut Brigjen Suroto membacaakan amanat Kapolri Jenderal Tito Karnavian,  menyatakan keberhasilan 250 bintara baru dalam mengikuti dan menyelesaikan pendidikan selama kurang lebih 7 bulan, merupakan anugerah yang harus senantiasa disyukuri.

“Rasa syukur dengan tekad dan niat yang kuat untuk senantiasa memberikan pengabdian dan kinerja terbaik selaku anggota Polri, dalam memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kapolda dalam membacakan sambutan Kapolri.

Kapolri juga berpesan, keberhasilan anggota yang baru menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga. Perjuangan orang tua untuk mengasuh dan mendidik hingga berhasil seperti saat ini, tidak boleh dilupakan.

“Berjanjilah kepada mereka (orang tua) untuk senantiasa menjadi personel Polri yang berprestasi, menjaga kehormatan diri dan institusi, serta menjadi teladan dan kebanggaan bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.

Pelantikan bintara Polri hari ini merupakan langkah awal dalam perjalanan karier sebagai anggota Polri dan masih sangat panjang medan tugas yang akan  tempuh serta tantangan tugas yang akan hadapi.

“Seiring perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, maka tugas-tugas yang akan saudara hadapi sebagai anggota Polri, juga akan semakin penuh dengan tantangan,” tegasnya.

Menurutnya, selaku penanggung jawab pemeliharaan keamanan dalam negeri, terus berupaya untuk merebut kepercayaan publik melalui peningkatan profesionalisme dan modernisasi melalui tiga kebijakan utama promoter, yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, serta manajemen media. Implementasi program promoter telah menunjukkan hasil yang cukup efektif.

“Dari kegiatan ini saudara akan langsung dihadapkan kepada tugas pengamanan Pemilu tahun 2019, yang tahapan pelaksanaannya tengah berlangsung saat ini. Pemilu tahun 2019 memiliki karakteristik yang khas dengan segenap potensi kerawanan yang menyertainya, Polri bersama dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan, bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya yang dimiliki, untuk mewujudkan Pemilu tahun 2019 yang aman, lancar dan damai,” ujarnya

Para bintara remaja sebagai salah satu elemen terdepan dalam pengamanan Pemilu tahun 2019, harus mampu melaksanakan tugas dengan optimal. Persiapkan diri dengan baik.

“Tanamkan disiplin dan tekad yang kuat, serta implementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah Saudara peroleh di lembaga pendidikan, demi keberhasilan pelaksanaan tugas,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut