Sula  

Hadiri Pelantikan APDESI, Bupati Kepsul Minta Jaga 4 Pilar Kebangsaan

Yasim Mujair
Prosesi pelantikan DPC APDESI Kepsul (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERANTE – Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDES) Kepsul periode 2019-2024. Kegiatan dengan takjut ‘Mempertegas Peran APDES Dalam Menjawab Pembangunan Desa yang Berkulitas Sejahtera dan Berdaya Siang’, berlangsung di gedung Dhuafa Center Ternate, Rabu (20/3/2019).

Dihadapan para Perungurs DPC APDESI, Hendrata mengaku ada 4 Pilar Kebangsaan yang harus dijaga sebaik-baiknya oleh para Kades ini yakni, harus menjaga Pancasila sebagai pilar yang pertama, Undang-Undang Dasar (UUD), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

“Empat pilar ini menjadi topangan kita. Organisasi yang ada di kecamatan harus hidup, orang harus tahu APDESI ini sebuah Asosiasi Pemerintah Desa yang ada di Indonesia,” ungkap Hendrata.

Bupati Kepsul Hendrta Thes dan Istri bersama para Pengurus DPC APDESI Kepsul yang baru dilantik (Foto: Yasim/KabarMalut)

Hendrata mengucapkan selamat kepada Pengurus DPC APDESI Kepsul yang baru saja dilantik untuk memegang amanah 5 tahun kedepan. Melaluo momentum ini, diharapkan menjadi spirit baru berkipra dalam teraf pembangunan di Kepsul.

“APDES ini merupakan sebuah organisasi yang berhimpun para Kades, dimana memegang peranan penting dalam usaha membangun desa, kehadiran APDESI diharapkan dijadikan seperti jembatan untuk menyampaikan aspirasi para Kades untuk saling membina dalam menjalin Kades yang ada di Kepsul,” kata Hendrata dalam sambutanya.

Sebagai Bupati Kepsul dan Ketua DPD Partai Demokrat Maluku utara (Malut), Hendrata mengaku dirinya baru berkeliling 8 kabupaten/kota dan mendapatkan semua desa-desa yang ada di Malut terjadi ketimpangan, Indonesia tampa Dana Desa pasti hancur semua.

“Oleh karena itu saya minta kepada kita melalui kegiatan ini marilah kita berikrap Desa Bangkit Negara Akan Kuat, untuk memulai negara yang kuat harus memulai membangun desa,” pungkasnya. (PN/Ajo)

 

Hak Cipta KabarMalut