Bawaslu Halsel Gelar TOT Pengawas Pemilu 2019

  • Bagikan
Simulasi pemilih Desibilitas pada sata hari pencoblosan (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Jelang pelaksaan pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Pilpres dan Pileg 2019, tengah menjadi kesiapan tersendiri bagi pihak Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) dalam rangka pengawasan. Ini, dibuktikan dengan kegiatan simulasi yang dilaksanakan Bawaslu Halsel beserta seluruh Panwascam di 30 Kecamatan yang dipusatkan di aula hotel Buana Lipu.

Kordiv Pengawasan Hubungan Antara Lembaga (PHL) Bawaslu Halsel, Rais Kahar mengatakan dalam simulasi ini segala bentuk pengawasan mulai dari TPS hingga penanggulangan pemilih disabilitas disimulasikan.

“Simulasi atau Training of Trainers ini berkaitan langsung dengan pungut hitung di Pemilu 2019 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia,” ungkap Rais ketika diwawancarai, Rabu (27/3/2019).

Sambung Rais, kegiatan TOT ini  melibatkan seluruh Panwascam yang tersebar di 30 kecamatan.

“Jadi dalam kegiatan ini, kita simulasikan, sebagimana apa yang nantinya terjadi pada saat pencoblosan. Dengan mengawasi seluruh kegiatan terutama pemilih pemula hingga disabilitas,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Rais juga mengaku Panwascam akan mengawasi secara ekstra ketat pada delapan TPS tambahan yang ada di Kecamatan Pulau Obi, sebagimana termasuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Bentuk pengawasannya nanti sesuai SOP tidak ada yang berubah. Namun kita masih akan berkoordinasi lagi dengan pihak Bawaslu Malut,” ucapnya.

Pihaknya juga berupaya berkoordinasi yang nantinya dilakukan dalam waktu dekat, untuk memastikan, model dari kegiatan pengawasan nanti.

“Apakah nanti akan ada penambahan personil atau bagaimana, nanti kita lihat. Karena itu, kita akan berkoordinasi dulu,” pungkas Rais. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut