16 Tahun Usia Halsel, Sejumlah Kantor SKPD Masih Andalkan Gedung Tua

  • Bagikan
Kantor Dishub Halsel yang menggunakan kantor ruang tunggu terminal Labuha (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Usia Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kini memasuki 16 tahun sejak dimekarkan tahun 9 Juni 2003, namun hingga kini banyak SKPD masih mengandalkan gedung tua yang berusia puluhan tahun untuk dijadikan kantor.  Gedung-gedung tua tersebut dibangun dimasa Halsel masih berstatus Kacamatan Bacan Kabupaten Maluku Utara (Malut).

Informasi yang dihimpun KabarMalut, SKPD yang masih menggunakan gedung tua diantara Dinas Perhubungan dengan menggunakan kantor ruang tunggu terminal Labuha Kecamatan Bacan. Gedung yang diresmikan tanggal 30 Aprli 1997 oleh Bupati Tingakt II Abdullah Assagaf saat Halsel masih berstatus Kecamatan Bacan Kabupaten Malut.

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang menggunakan eks gudang penampung damar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggunakan gedung rumah kunig milik Kesultanan Bacan, Dinas Kesehatan menggunakan gedung eks Puskesmas Bacan, Dinas Penanaman Modal (DPM-PTSP) serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DPK).

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel (Foto: Bud/KabarMalut)

Kepala Dinas Perhubungan, Soadri Ingratubun mengaku kantor yang ditempati sekerang ini sudah berusia kurang lebih 22 tahun semenjak dibangun pada tahun 1997. Jika saat musim hujan, air meluap masuk ke tiap ruang kerja melalui sela-sela dinding yang kondisinnya sudah retak.

“Kalau musim hujan air meluap masuk di setiap ruang kerja termasuk di ruang kerja saya,” kata Soadri Ingratubun dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (11/4/2019).

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel, Helmi Surya Botutihe dikonfirmasi mengaku Pemkab Halsel berencana akan membangun sejumlah kantor baru untuk sejumlah SKPD yang saat ini menempati gedung tua. Namun pembangunannya dilakukan secara bertahap pada tahun 2020 mendatang.

“Saya kira di tahun depan sudah kita bisa lihat bagimana kantor kita bangun tapi kita lihat kantor yang masih menggunakan gedung-gedung lama. Sementara kantor yang masih bisa layak pakai digunakan dulu sambil menunggu perencanaan di tahun yang akan datang,” singkat Helmi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut