Pemkab Halsel Golontorkan Anggaran Miliaran Untuk KHS

  • Bagikan
Direktur RSUD Labuha, Asia Hasjim (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, menggelontorkan biaya miliaran rupiah untuk Kartu Halsel Sehat (KHS) dalam menangani biaya pengobatan masyarakat Halse kurang mampu yang melakukan pengobatan di RSUD.

Anggaran tidak sediki itu dialokasikan Pemkab dalam merealisasikan janji Bupati Halsel Bahrain Kasuba dan Wakil Bupati Iswan Hasjim yang tertuang dalam visi misi KHS yang salah satu poinnya kesehatan gratis.

Tak tanggung-tanggung setiap tahun anggaran Pemkab merogoh kocek kurang lebih Rp 1,5 miliar untuk membiayai masyarakat Halsel yang berobat di RSUD Labuha. Tak hanya itu, pasien yang dirujuk ke rumah sakit di luar Halsel juga biaya rujukan dan pengobatan di rumah sakit yang ditujuh juga ditanggung Pemkab.

“Satu tahun Rp 1,5 miliar, itu gabungan seluruhnya sampai pada rujukan pasien dan pemulangan jenazah,” kata Direksi RSUD Labuha, Asia Hasjim ketika dikonfirmasi di Kantor Bupati, Senin (17/6/2019).

Ditambahkan Asia, setiap tahun ada anggaran, walaupun anggarannya tidak bisa terklem karena obat yang ada di RSUD Labuha juga sudah ditanggung Pemkab.

“Tetap saja gratis, gratis itu tetap. Semua pakai keterangan kurang mampu dari desa itu masuk kelas tiga,” ungkap Asia.

Lanjut Asia, salah satu warga Desa Kupal Kecamatan Bacan Selatan, baru-baru ini dirujuk ke Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk mendapatkan perawatan. Namun kemudian meninggal dunia, pihak RSUD kemudian menanggung semua biaya pemulangan jenazah dari Manado sampai ke Desa Kupal.

“Biayanya itu sekitar Rp 15 juta dari Manado sampai di Kupal, itu kami yang tanggung,” pungkas Asia. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut