Polres Halsel Tahap Satu Berkas Kades Bajo

  • Bagikan
Kades Bajo, Ade Hi Yusup saat diperiksa Penyidik Polres Halsel (Foto: Istimewa)

LABUHA – Penyidik  Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Halmahera Selatan (Halsel), akhirnya menyerahkan tahap satu berkas tersangka kasus dugaan palsu dokumen berupa ijazah dengan tersangka Kepala Desa (Kades) Bajo Kecamatan Kayoa, Ade Hi Yusuf ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel.

“Berkas perkara sudah kami serahkan tahap satu ke Kejaksaan Negeri selanjutnya untuk diteliti,” ungkap Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Gastimur melalui penyidiknya Bripka Ikram Totitoy kepada wartawan, Senin (5/8/2019).

Terpisah, Kepala Kejari Halsel, Cristian Charel Ratuanik membenarkan pihaknya telah menerima berkas perkara kasus tersangka Kades Ade Hi. Yusuf. Menurut Cristian berkas tersebut selanjutnya akan dipelajari dengan teliti oleh Jaksa peneliti, apakah sudah lengkap atau masih kurang,  nantinya akan diserahkan kembali ke Polres Halsel.

“Berkasnya sudah ada di kami, akan diteliti lebih lanjut.” sebut Cristian

Diketahui Ade Yusuf dilaporkan masyarakat setempat terkait penggunaan ijazah pada saat mencalonkan diri sebagai Calon Kades Bajo tahun 2018 lalu. Pria asal Bajo Kayoa itu semula tidak memiliki Ijazah namun tiba-tiba mengantongi Ijazah paket B dari Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan (Tikep) berdasarkan surat tanda lulus dari Madrasah Diniyah Awwaliyah Ternate tanggal 15 September 1976. Padahal Madrasah tersebut masuk kategori pendidikan non formal.

Jika kasus ini terbukti maka tersangka Ade Yusuf terancam di penjara untuk kedua kalinya dengan kasus serupa setelah pada Pilkades sebelumnya juga menggunakan Ijasah Palsu. Tersangka Ade Hi Yusuf ditahan Polres Halsel sejak 22 Juni 2019 lalu dan telah di perpanjang masa penahanannya.

Selain tersangka Ade Hi Yusuf, dalam kasus ini penyidik Polres Halsel juga menetapkan salah seorang pegawai Diknas Kota Tidore Kepulauan yang menerbitkan ijazah sebagai tersangka, namun kemudian dihentikan prosesnya karena bersangkutan diketahui telah meninggal dunia.

Atas kasus ini Tersangka Ade Yusuf di kenakan Pasal 68 ayat 2 atau 69 ayat 1 Undang Undang (UU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dengan ancaman hukuman 5 tahun Penjara. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut