Gelar Seminar International Conference, STIKMAH Datangkan Pembicara dari Lima Negara

  • Bagikan
dr Chinnappan Basker Thertrakter Mahaveer University of India saat menyampaikan materi pada Seminar International Conference (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, menggelar Seminar International Conference dengan menghadirkan lima orang pembicara dari lima negara.

Kelima pembicara tersebut yakni, dr Chinnappan Basker Thertrakter Mahaveer University of India, M V Rendy PhD National University of Singapore,  Piyanut Xuto PhD, MNS, RN Professor Faculty of Nursing Chiang Mai University Thailand,  Hiromi Ogasawara RN Kaikoukai Medical Foundation Nagoya Jepang dan Judith Magawilang, MAN, MAD, Nursing RN Dean School Of Nursing University of the Cordilleras, Baguio City Philippines.

Ketua STIKMAH Tobelo, dr Arend L Mapanawang mengatakan, di era revolusi industri 4.0 yang mengutamakan kecepatan berbasis teknologi canggih, olehnya itu, kita tidak boleh hidup sendiri akan tetapi kita harus berkorabarasi. Jika tidak, maka kita akan digilas/akan ketinggalan. Ia, juga mengatakan pada era revolusi industri 4.0 yang harus diutamakan adalah inovasi.

“Berbicara tentang inovasi STIKMAH Tobelo saat ini telah bersaing dengan delapan kampus internasional di bidang inovasi yang terakreditasi A,” kata dr Arend L Mapanawang, pada saat memberikan sambutan pada kegiatan seminar yang dipusatkan di Gedung Poli Grand, Jumat (23/8/2019).

Arend juga mengatakan, kedepan pihaknya akan merencanakan untuk membentuk dosen tetap.

“Kedepan kampus STIKMAH akan melakukan MoU dengan salah satu kampus di negara India dan melakukan pertukaran dosen,” tuturnya.

Bukan hanya itu, Arend juga menambahkan bahwa pihaknya kedepan akan membuat produk herbal di Halmahera Utara dan hasilnya akan dipasarkan ke luar negeri.

“Kedepan kami dari STIKMAH Tobelo akan membuat produk herbal dan hasilnya akan dipasarkan di luar negeri,” tuturnya.

Ketua STIKMAH Tobelo, dr Arend L Mapanawang (tengah) bersama lima pembicara pada kegiatan acara Seminar International Conference (Foto: Ronald/KabarMalut)

Sementara itu, Kabag Akademi Kemahasiswaan dan Sumber Daya Perwakilan Kopertis Wilayah XII wilayah Maluku-Maluku Utara, Korneli Matakena mengatakan penemuan obat herbal yang bisa menyembuhkan virus HIV AIDS oleh STIKMAH Tobelo, merupakan suatu kebanggaan dan harapan mereka kedepan bisa menemukan penemuan-penemuan herbal lain.

“Kami berharap dengan adanya penemuan herbal ilmia ini dapat bisa membantu pemerintah dan masyarakat,” harapnya.

Korneli juga menghimbau, kepada mahasiswa-mahasiswi STIKMAH dapat belajar dengan baik sehingga bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional.

“Harapan kami agar kedepan Kampus STIKMAH lebih berkembang dan menjadi kebangga daerah ini,” pintanya.

Terpisah, Asisten I Bupati Halut, E. J Papilaya pada sambutannya sekaligus membuka acara, mengatakan keunggulan dari STIKMAH merupakan keunggulan Halmahera Utara. Oleh sebab itu, selaku Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara mengharapkan agar STIKMAH Tobelo bisa menjadikan produk herbal sebagai aikon di Halmahera Utara.

“Di era saat ini adalah era inovasi, berbicara inovasi berarti berbicara kemajuan. Maka dari itu mari kita tingkatkan kemajuan di daerah ini, sehingga kedepan STIKMAH bisa menjadi ikon produk herbal di Indonesia,” tutupnya. (PN/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut