Iswan Berharap SEKI Dapat Tingkatkan Kinerja ASN

  • Bagikan
Foto bersama Pimpinan SKPD dan Wabup Halmahera Selatan, Iswan Hasjim (Foto: Istimewa) 

LABUHA – Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib dan kelancaran pelaksanaan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menggelar Sosialisasi Aturan Kepegawaian dan Pengenalan Sistem Elektronik Kepegawaian (SEKI) di Gedung Serbaguna, Senin (23/09/19).

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim yang dihadiri Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe, Tim Teknis Aplikasi Kepegawaian Bandung, Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkup Pemkab Halsel.

Iswan pada kesempatan ini menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi aturan kepegawaian dan pengenalan SEKI merupakan salah satu langkah maju untuk memenuhi tatanan birokrasi di masa kini dan masa depan.

“Sosialisasi ini sebagai wujud implementasi tugas dan tanggungjawab dalam membangun sistem menyambut perubahan milenial saat ini,” ungkapnya.

Wabup mengatakan saat ini tatanan birokrasi dituntut untuk dapat update dan mengikuti sistem.

“Seperti kata Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Siapa Yang Terlambat Mengikuti Perubahan Dia Akan Tertinggal,” tandasnya.

Wabup berharap sistem yang dibangun oleh BKPPD ini akan menjadi sistem yang efisien dan efektif yang akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua Aparatur Birokrasi, guna menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan di era milenial.

“Dengan berbagai terobosan yang ada di Halmahera Selatan, semoga dapat melengkapi semua tugas-tugas kita,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Disiplin dan Informasi Kepegawaian, Tufail Husin menyampaikan dengan adanya kegiatan sosialisasi aturan kepegawaian dan pengenalan aturan kepegawaian melalui SEKI Halsel, pelayanan kepegawaian kedepan akan berbasis Informasi Teknologi (IT).

“Hal ini karena sistem penataan data berbasis elektronik, bisa memperpendek sistem pengurusan yang dapat diketahui melalui aplikasi  serta aturan-aturan kepegawaian akan diupload, sehingga setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus mengutus satu orang menjadi operator,” jelasnya.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi tentang sistem elektronik kepegawaian oleh M. Saleh Efendi selaku Ketua Tim Teknis Aplikasi Kepegawaian Bandung. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut