Rektorat UNIPAS Morotai Didemo, Mahasiswa Minta Rekomendasi untuk Aksi Penolakan RKUHP dan UU KPK

  • Bagikan
Ratusan massa aksi mengepung Rektorat UNIPAS (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Ratusan mahasiswa Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai menggelar aksi terhadap pihak rektorat, meminta pimpinan kampus untuk mengeluarkan rekomendasi aksi protes revisi RKUHP dan UU KPK. Aksi berlangsung pukul 09:00 hingga 11:00 WIT di pusatkan di Rektorat UNIPAS, Kamis (26/9/2019).

Koordinator Aksi, Rizkal dalam orasinya menyebutkan, semestinya ada subjek hukum yang jelas terkait perancangan undang-undang, sehingga tidak mengorbankan masyarakat secara mayoritas.

“Dampak dari regulasi tersebut yang nanti disahkan ini tidak mengarah pada hal-hal subtansi hukum dalam tinjauan aksiologi hukum, bahkan regulasi ini secara teoritis kehilangan objek kebijaksanaanya,” teriak Rizkal dalam orasinya.

Massa aksi menuntut agar pimpinan tertinggi kampus, baik Rektor dan Wakil Rektor (Warek) III, segera mengeluarkan kebijakan atau keputusan untuk merespon situasi dan kondisi bangsa saat ini.

“Kami meminta rekomendasi agar lebih leluasa, setelah mendapatkan rekomendasi ini kita menggelar aksi di depan DPRD, kita melihat situasi dan kondisi yang nantinya berpengaruh pada lamanya aksi kita,” kata Rizkal.

Pihak UNIPAS merespon dengan baik, Warek III  UNIPAS, Amrin Sibua menemui massa aksi dan memberikan surat izin kepada mahasiswa yang intinya pihak kampus turut mendukung massa aksi.

“Kita telah memberi izin dengan ketentuan agar aksi ini berjalan aman dan  damai, dan hari ini seluruh proses perkuliahan dijeda, kita lihat perkembangan lagi baru bisa memberikan jeda perkuliahan, kalau ada dosen yang turut berpartispasi, saya juga mau melibatkan diri,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut