KNPI Desak Polres Kepsul Usut Dugaan Korupsi di DPRD

  • Bagikan
Aksi KNPI di kantor Polres Kepulauan Sula (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANADewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Sula (Kepsul) mendesak Polres Kepsul untuk segera mengusut dugaan korupsi yang terjadi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepsul tahun 2017. Pasalnya, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hingga kini belum dilakukan pengembalian oleh 23 oknum wakil rakyat periode 2014-2019.

Ketua DPD KNPI Kepsul, Falmin Daiyan dalam orasinya membeberkan kasus dugaan korupsi tersebut diduga melibatkan mantan Ketua DPRD Kepsul periode 2014-2019 Ismail Kharie. Berdasarkan sesuai LHP BPK, nilai kerugian negara mencapai Rp 200 juta.

“Kami akan menyerahkan LHP BPK tahun 2017 kepada Polres Kepsul besok sebagai bukti,” kata Falmin di depan kantor Polres Kepsul, Rabu (2/10/2019).

Sementara orator lain, Rahmat Soamole juga menyatakan sikap mendukung Polres Kepsul, untuk mengusut kasus dugaan korupsi ini.

“Kami mendukung Polres Kepsul untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi di DPRD ini serta kasus-kasus korupsi lain yang dilaporkan ke Polres Kepsul,” kata Rahmat.

Pihak Polres Kepsul sendiri langsung menyambut baik para peserta aksi dan pernyatan sikap pendemo.

Aksi kemudian dilanjutkan ke kantor DPRD Kepsul. Di depan beberapa wakil rakyat yang baru saja dilantik, massa aksi meminta untuk tidak lagi meniru gaya lama yang dipraktekkan wakil rakyat periode 2014-2019. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut