Internal Berkarya Kepsul Bergejolak, Penjaringan Balon Dinilai Ilegal

  • Bagikan
Sekretaris DPD Partai Berkarya Kepulauan Sula, Fandi Lestaluhu (Foto: Istimewa)

SANANA – Internal DPD Partai Berkarya Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) kini bergejolak. Bahkan penjaringan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Kepsul untuk Pilkada 2020 yang dilakukan Sinen Naipon beberapa waktu lalu, dinilai pelaksanaanya ilegal.

“Saya sampaikan bahwa penjaringan yang dilakukan Sinen Naipon itu ilegal, tidak memiliki dasar hukum,” tegas Sekretaris DPD Partai Berkarya Kepsul, Fandi Lestaluhu kepada KabarMalut, Selasa (8/10/2019).

Dibawah pimpinan Hamida Gay, Partai Berkarya kembali melakukan penjaringan Balon bupati dan wakil bupati yang diketuai langsung oleh Efendi Gailea.

“Kami punya rekomendasi dari  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk melakukan (pencaringan). Jadi kami gelar penjaringan,” kata Fandi.

Dalam penjaringan yang dilakukan Hamida Gay dan  Fandi Lestaluhu selaku Ketau dan Sekretaris DPD Partai Berkarya, berhasil menjaring empat Balon diantaranya Irham Syahlan,  Asrul Gailea dan Hendrata Thes sebagai Balon bupati dan Basir Makian sebagai Balon wakil bupati. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut