Polda Malut Dalami Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Modapuhi

  • Whatsapp
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, AKBP Alfis Suhaili (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khususu (Dit-Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) terus memdalami dugaan korupsi pada pekerjaan proyek irigasi Modapuhi, Kecamatan Mangoli Utara di Kabupaten Kepuluan Sula (Kepsul) tahun 2014. Jika semua keterangan beserta barang bukti telah terpenuhi dalam penyilidikan, penyedik merencanakan langsung melakukan gelar ekspos terhadap pekerjaan yang menghabiskan anggaran senilai Rp 9.793.609.134 ini.

“Jadi kasus ini terus didalami dalam tahap penyelidikan. Jika sudah terpenuhi kami akan ekspos publik,” kata Direktur reskrimsus Polda Malut AKBP Alfis Suhaili, kepada wartawan Rabu (9/10/2019).

Muat Lebih

Alfi mengaku dirinya bersama tim penyidik telah mengkonfirmasi ke BPK RI Perwakilan Malut, terkait permintaan audit kembali sejumlah kasus-kasus ditangani pihaknya, termasuk proyek irigasi Madapuhi tersebut.

“Hasil audit belum keluar dari permintaan kami ke BPK,” ungkapnya.

Mantan Kapolres Tanggamus ini mengkau dalam penyelidikan posisi kasus tersebut lokasinya jauh dan membutuhkan waktu apabila dilakukan kroscek ke lapangan.  Kendati terdapat kendala,  namun pihaknya tetap berkomitmen memenuhi semua alat bukti dan jika sudah terpenuhi  dilakukan persiapan langkah-langkah selajutnya.

“Menyangkut kerugian negera itu harus benar-benar diteliti oleh penyidik atas  peristiwa suatau tindak pidana. Jika itu belum terpenuhi berarti ada alat bukti yang juga belum dilengkapi maka harus dilengkapi lagi,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait