450 Hektar Lahan Warga Terjual ke PT Emerald, Kades Gulo Minta Perusahan Prioritas Tenaga Kerja Dari Desa Gulo

  • Bagikan
Kades Gulo, Andatje Mangeteke (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO– Warga Desa Gulo Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, menjual lahan mereka seluas 450 hektar ke perusahaan PT Emerald. Sebagai kompensansi,  pihak perusahan diharapkan memprioritaskan tenaga kerja dari warga yang menjual lahan mereka.

Kepala Desa (Kades) Gulo, Andatje Mangeteke mengatakan lahan warga seluas 450 hektar yang dijual ke PT Emerald, kebanyakan lahan tersebut sudah terisi tanaman tahunan.

“Lahan masyarakat yang dijualkan ke PT Emerald bukan lahan yang berhutan, akan tetapi lahan sudah terisi tanaman tahunan seperti pohon kelapa, cengkeh, palah dan tanaman lainnya,” ungkap Andatje belum lama ini.

Andatje meminta agar warga yang lahannya sudah terjual habis ke perusahan, untuk dapat direkrut  masuk bekerja ke perusahaan PT Emerald.

“Sekarang warga saya mau menanam tanaman bulanan juga sudah tidak bisa lagi, karena lahan mereka sudah terjual habis ke perusahaan PT Emerald,” tuturnya.

Lanjut Andatje, dari empat desa lingkar perusahan yakni, Desa Tonuo, Dowongimaiti, Warudu dan Desa Gulo, hanya warga Desa Gulo yang lahannya sudah terjual habis ke PT Emerald.

“Hanya Desa Gulo yang menjualkan lahannya ke PT Emerald. Sementara Desa Tonuo, Dowongimaiti dan Desa Warudu lahannya tidak dijual. Maka dari itu, untuk perekrutan tenaga kerja yang masuk ke PT Emerald, harus warga Desa gulo yang lebih diprioritaskan, sementara desa yang lain saya berharap agar bisa memahami, karena warga saya tidak bisa lagi bekerja di kebun karena lahannya sudah terjual habis ke PT Emerald,” tutupnya. (Ajo) 
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut