Muhdin Akui, Isu Dana Titipan Ada Mainan Orang Dalam

  • Bagikan
Bakal Calon Bupati Halmahera Timur, Muhdin Mabud (Foto: Hasrul/KabarMalut)

MABA – Bupati Halmahera Timur (Haltim), Muhdin Ma’bud akhirnya buka suara terkait dugaan korupsi dana titipan di Bagian Umum dan Protokoler tahun 2014-2015 yang dituduhkan terhadap dirinya. Muhdin mengaku jika kasus tersebut merupakan mainan orang dalam Pemerintahan Haltim.

“Bisa saja begitu, bisa saja orang dalam yang jadi pengumpat, saya tidak tuduh, tetapi alasan saya sampaikan begitu karena saat masalah ini ditangani KPK dokumen yang dibawa itu dengan dos-dos dibawah ke jakarta, tidak mungkin pencuri jebol kantor kemudian bawa dokumen ke sana, saya cek di bandara katanya ada kelompok ini bawa dokumen dengan dos-dos bawa ke Jakarta, ya itulah jaman reformasi mungkin hasilnya seperti itu,” ungkap Muhdin saat dikonfirmasi, Rabu (20/11/2019).

Muhdin mengatakan alasan dugaan kuat keterlibatan orang dalam dalam kasus tersebut, adalah mobilisasi dokumen yang dibawa melalui bandara Buli saat kasus tersebut masih dalam penanganan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Kasus tersebut sebenarnya sudah terlebih dahulu diperiksa oleh KPK dimasa kepemimpinan Rudy Erawan sebagai Bupati Haltim dan tidak ditemukan adanya masalah namun kemudian di munculkan lagi.

“Bahkan dokumen di keuangan dan lain-lain juga sudah dibawa KPK,” katanya.

Muhdin juga menegasakan tidak paham sama sekali apa yang dituduhkannya, apalagi ada istilah dana ‘titipan’ yang berkapasitas sebagai Wakli Bupati tidak memiliki kemampuan menitipkan anggaran sebesar itu di satuan kerja.

“Makanya saya tidak apaham dengan dana titipan itu, sebagai wakil bupati apakah saya punya power menitipkan seperti itu? kan tidak mungkin, anda bisa pikirkan sendiri,” lugasnya.

Meski begitu, Muhdin menambahkan akan tetap menghadiri panggilan pihak Polda jika suatu waktu dipanggil untuk dimintai kerangan oleh pihak penyidik terkait laporan dari LSM GCW.

“Saya akan hadiri jika dipanggil, supaya tidak dituduh macam-macam, tetapi saya ingin tegaskan saya tidak paham dengan dana titipan yang dimaksud itu,” pungkasnya menutup. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut