Jaksa Teliti Item Kegiatan Haornas 2018

  • Whatsapp
Kasi Pidsus Kejari Ternate, Edri Eddyanto Pontoh (Foto: Yasim /KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, terus menyelidiki dugaan korupsi anggaran peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2018 yang berlangsung di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut). Setelah memeriksa puluhan saksi, penyidik kini mulai fokus meneliti setiap item kegiatan yang tercantum dalam Haornas.

“Kami butuh ketelitian mengenai item-item kegiatan. kami melakukan penelusuran satu per satu atas tanggung jawab penggunaan anggaran keuangan Haornas benar atau tidak,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Ternate, Edri Addyantoh Pontoh dikonfirmasi KabarMalut, Senin (2/12/2019).

Muat Lebih

Endri mengaku penelitian item kegiatan dilakukan karena dalam kegiatan Haornas 2018 dibiayai dua sumber anggaran, yakni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate.

“Karena ada dua dana yang masuk untuk kegiatan Haornas di Kota Ternate satu dari APBN senilai 2,5 miliar itu anggaran dari Kemenpora dan untuk anggaran dari APBD senilai Rp 2,8 miliar dari Pemerintah Kota Ternate. Nanti akan kami lihat satu per satu kegiatan ada atau tidak, memang kegiatan berlangsung tetapi kami telusuri mana kegiatan yang dipakai anggaranya untuk pengeluaran penggunaan puncak kegiatan Haornas,” kata Edri.

Penyidik sendiri dalam pengusutan kasus ini tidak mau buru-buru karena ada dua anggaran, sehingga penyidik menelusuri satu per satu bahkan per itemnya penggunaan anggaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

“Semua anggaran itu terpakai atau tidak atau hanya laporan pertanggung jawaban yang keluar, tetapi ada item-item yang belum terpakai penggunaan keuanganya itu kami masih melakukan telusuri lebih lanjut.

Untuk pemeriksaan saksi, Edri menambahkan penyidik sudah melakukan pemeriksaan hingga ke Jakarta sekira 30 saksi dimintai keterangan terkait proses pencairan penggunakan perusahaan, serta pertanggung jawaban pengunaan uang dari Kementerian. Sementaea anggaran yang bersumber dari APBD beberapa pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate juga sudah dimintai keteranggan termasuk mantan Kepala Dispora.

“Kadis juga sudah dimintai keterangan soal kasus ini dan untuk Kementerian juga sudah sebagian kami mintai keteranggan tinggal Asisten Deputi yang belum kami mintai keterangan. Selain itu, beberapa IO juga sudah kami mintai keterangan mengenai kasus dugan korupsi anggaran Haornas tahun 2018 di Kota Ternate,” pungkasnya. (*)

Pos terkait