Konsumsi Narkoba, Oknum Kanit Reskrim Diciduk Propam Polda Malut

  • Whatsapp
Kabid Propam Polda Maluku Utara, AKBP Susanto (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku Utara (Malut), meringkus salah satu oknum anggota Kepolisian yang menjabat sebagai Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim) di Polsek Jailolo Selatan, Polres Halmahera Barat (Halbar) berinisial Bripka HA atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Bripka HA diciduk ketika baru tiba di bandara Sultan Babullah Ternate usai perjalanan dari Jakarta. Namun Bripka HA sempat melarikan diri ketika mengetahui adanya rencana penangkapan oleh petugas Propam.

Muat Lebih

“Dia saat tiba dari Jakarta langsung kabur saat melihat anggota di Bandara,” kata Kabid Propam Polda Malut, AKBP Susanto saatdikonfirmasi KabarMalut, Selasa (3/12/2019).

Setelah berhasil kabur dari petugas, Bripka langsung kemudian dijemput di kediamannya yang beralamat di lingkungan Jati. Selanjutnya langsung dibawa ke Polda Malut untuk kepentingan pemeriksaan.

“Selama memberikan keterangan tingkah laku dia (HA) sudah sangat berbeda dan tidak seperti biasanya,” tuturnya.

Tingkah laku yang terlihat beda itu, membuat petugas Propam melakukan pemeriksaan urine terhadap Bripka AH, hasil Bripka AH positif mengandung zat metamfetamin atau narkoba jenis sabu.

“Dari hasli urine positif, yang bersangkutan langsung dilakukan pemeriksaan mendalam dan diakui bahwa sabu tersebut dikonsumsi saat berada di Jakarta. Dia mengaku kalau sabu itu dia pakai saat masih di Jakarta, makanya dia akan kita proses sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara hasil pemeriksaan internal, kepergian Bripka AH ke Jakarta bukan dalam rangka menjalankan tugas atau lain sebagainya, ini terbukti dalam pemeriksaan izin dan surat tugas selama di Jakarta, tidak dapat menujukannya.

“Kalau dari pengakuan, dia berangkat ke Jakarta mulai dari hari Minggu dengan alasan izin dan saat diperiksa izinnya tidak ada dan kemudian dia beralasan memeriksa orang tapi tidak ada surat tugas juga,” akunya.

Dari hasil pengakuan yang bersangkutan kata Kabid Propam, Bripka AH mengaku baru pertama mengkonsumsi sabu.

“Kalau pengakuan hanya baru sekali, tapi itu pengakuan dia, yang pasti dia sudah merupakan target kita karena sudah lama diduga menggunakan itu, makanya saat ada informasi ke Jakarta dan akan kembali ke Ternate kita langsung tunggu di bandara,” tegasnya lagi.

Saat ini Bripka AH masih terus dilakukan pemeriksaan internal secara mendalam dan akan menjalani Sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP).

“Kapada semua anggota khususnya Polri di Malut, saya tekankan untuk tidak bermain dengan narkoba, karena kita mencari pelaku narkoba dengan susah paya dan kalau anggota yang menggunakan narkoba yang pasti kita berikan sanksi yang paling berat,” pungkansya. (*)

Pos terkait