Kades Tanjung Jere Dipolisikan Mantan Istri

  • Whatsapp
Kepala Desa Tanjung Jere, Hasan Lahabato bersama mantan istrinya Julfia M Saleh saat memberikan keterangan di ruang SPKT Polres Halmahera Selatan (Dahbudin/KabarMalut)

LABUHA – Kepala Desa (Kades) Tanjung Jere Kecamatan Gane Timur, Hasan Lahabato diadukan ke Kepolisian oleh mantan istrinya Julfia M. Saleh (45). Hasan diadukan lantaran diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap Julfia pada Rabu (12/2) di kos-kosan dimana tempat Hasan tinggal yang terletak dibilangan Desa Tomori Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

“Dengan ini saya melaporkan saudara Hasan Lahabato alias Acan yang merupakan Kepala Deso Tanjung Jere yang mana terlapor telah melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap saya yang terjadi di kos-kosan samping lapangon futsal Desa Tomori,” kata Jufia dalam isi aduannya yang diterima pihak SPKT Polres Halsel, Jumat (14/2).

Dalam isi aduan juga Julfia mengaku Hasan melakukan pemukulan di bagian mata kiri hingga mengakibatkan memar di bagian bawah mata dan juga pandangan terganggu (kabur). Dengan adannya kejadian tersebut  dirinya merasa dirugikan.

“Sehingga saya memohon kepada Kasat Reskrim agar segera menindak lanjuti pengaduan saya,” sebut Julfia.

Terpisah, Kades Tanjung Jere, Hasan Lahabato mengaku dirinya melakukan penganiayaan kepada mantan istrinya itu terkait dengan harta berupa sebuah kebun milik keduanya. Oleh mantan istrinya itu, kebun yang terletak di Desa Tanjung Jere mau dijual oleh Julfia. Namun ditolak dirinya. Alasan dirinya  tidak mau menjual kebun  karena kebun itu untuk kelangsungan hidup anak-anak mereka yang sudah tumbuh dewas.

“Dia mau jual kebun di kampung tapi saya tidak mau, makanya dia berontak,” cetus Hasan.

Hasan sendiri menilai mantan istrinya itu telah membuat keributan di kos-kosan. Terbakar emosi dirinya langsung melayangkan pukul ke wajah Julfia karena Julfia berontak dan mau melempar kaca kos-kosan dimana Hasan tempati.

“Dia berontak dan mau lempar kaca di kosan, jadi saya pukul. Itu sekedar sebagai peringatan supaya dia jangan buat onar di kosan,” kata Hasan. (*)

Pos terkait