Pemprov Malut Resmi Teken Kerjasama Pinjaman Rp 350 M dengan PT SMI

  • Bagikan
Penandatanganan perjanjian yang dilakukan secara sirkuler melalui platform virtual oleh Gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba, Sekda Samsuddin A. Kadir dan Kepala Dinas PUPR Malut, Santrani Abusama (Istimewa)

SOFIFI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama pembiayaan daerah dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Pemprov Malut bakan mendapat kucuran anggaran pinjaman sebesar Rp 350 miliar dari PT SMI untuk pembangunan infrastruktur berupa jalan dan jembatan di Malut.

Penandatanganan perjanjian yang dilakukan secara sirkuler melalui platform virtual ini dihadiri secara virtual oleh Gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba, Sekda Samsuddin A Kadir dan Kepala Dinas PUPR Santrani Abusama serta disaksikan Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud. Sedangkan dari PT SMS, dihadiri Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad.

Gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba dalam sambutannya mengatakan, melalui kerja sama pembiayaan daerah ini akan menjadi angin segar untuk pembangunan infrstruktur di Malut. Pemprov dituntut untuk kreatif dalam mencari alternatif pembiayaan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

“Percepatan pembangunan infrastruktur ini harus segera dilakukan dalam rangka memberikan dukungan terhadap berbagai agenda nasional yang akan diselenggarakan di Provinsi Maluku Utara, salah satunya adalah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Selain itu tentunya pembangunan ini akan mendukung berbagai agenda daerah yang telah direncanakan. Kami juga mengharapkan, setelah penandatanganan perjanjian ini, agar PT SMI dapat terus melakukan pengawasan dan pemantauan, sehingga sinergi ini dapat berkesinambungan,” kata Abdul Ghani Kasuba, Kamis (13/8/2020).

Sementara Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad menyatakan PT SMI mendukung dan sangat mengapresiasi rencana kerja daerah terkait pembangunan infrastruktur di Pemprov Malut yang menjadi prioritas. Hal ini guna menghidupkan daerah-daerah yang memiliki potensi dalam meningkatkan perekonomian seperti : kawasan perkebunan, pariwisata, pertanian dan membuka akses daerah yang terisolir serta meningkatkan konektivitas.

“Penggunanaan pinjaman ini agar dapat digunakan secara efektif dan efisien serta memberikan kemanfaatan yang sebesar besarnya bagi masyarakat Provinsi Maluku Utara,” harap Edwin.

Kerja sama pembiayaan antara Pemprov Malut dan PT SMI merupakan bukti dukungan Pemerintah Pusat dalam mendorong pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah. Adapun alokasi penggunaan dana dari fasilitas pembiayaan daerah ini untuk pembangunan dan peningkatan 8 ruas jalan dan 25 jembatan Pemprov Malut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut