Masyarakat Desa Tutuhu Desak DPRD dan Pemda Morotai Selesaikan Tapal Batas

  • Bagikan
Pemuda dan masyarakat Desa Tutuhu Kecamatan Morotai Selatan Barat saat melakulan aksi di depan kantor DPRD Pulau Morotai (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Pemuda dan masyarakat Desa Tutuhu mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, untuk segera dapat menyelesaikak sengketa tapal batas antara Desa Tutuhu dan Desa Wayabula Kecamatan Morotai Selatan Barat. Desakan masyarakat dilakukan melalui aksi unjuk rasa yang berlangsug di depan kantor DPRD dan kantor Bupati setempat, Senin (24/8/2020).

Kordinator Aksi, Jufri Bayar dalam orasinya mengatakan Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 45 tahun 2016 pasal 2 menegaskan, tujuan dari penetapan dan penegasan batas desa adalah untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek tekniss dan yuridis.

“Berdasrakan Permendagri itulah, Kami atas nama pemuda dan masyarakat Desa Tutuhu merasa bahwa Pemerintah Daerah harus bertindak cepat dan tepat untuk segera menyelesaikan konflik antara Desa Tutuhu dan Desa Wayabula,” teriak Jufri.

Sementara Salah satu orator lainya, Risno mengatakan peristiwa tapal batas ini sudah berlangsung lama, namun tidak mampu diselesaikan oleh Pemda. Hal ini kemudian menuai reaksi dan kecaman dari seluruh masyarakat Desa Tutuhu.

“Bagi kami bahwa terkait dengan tapal batas Desa Tutuhu itu tidak ada yang perlu ditetapkan lagi, karena sudah ada titik koordinatnya kesepakatan leluhur tahun 1930. Olehnya itu yang dibutuhkan adalah payung hukum terkait tapal batas desa,” ungkap Risno.

Diketahui, aksi yang dilakukan pemuda dan masyarakat Desa Tutuhu direspon baik oleh beberapa anggota DPRD dan langsung dilakukan hearing. Usai melakukan hearing massa aksi melanjutjan aksi di depan kantor bupati dan direspon oleh Sekertaris Daerah untuk dilakukan hearing.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut