Habiskan Rp 1,4 Miliar, Proyek Pembangunan Masjid Desa Todoli Tak Kunjung Selesai

  • Bagikan
Kondisi bangunan Masjid Desa Todoli yang sudah menghabiskan anggaran APBD Rp 1,4 miliar (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Proyek pekerjaan pembangunan masjid Desa Todoli Kecamatan Lede, yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, telah menghabiskan anggaran daerah mencapai Rp 1,4 miliar. Namun meski sudah menghabiskan APBD Rp 1,4 miliar dari tahun 2018-2020, proses pekerjaan tak kunjung selesai.

Salah satu warga Desa Todoli, Jafar Jubair mengatakan bangunan masjid Desa Todoli sebelumnya kondisinya masih cukup bagus, baik tembok maupun atapnya sehingga difungsikan sebagai rumah ibadah.

“Sebelumnya bangunan maupun atapnya semua dalam kondisi baik dan warga Desa Todoli masih mengunakan masjid tersebut sebagai tempat ibadah mereka. Namun fakta hari ini masjid itu sudah tidak bisa digunakan untuk sholat lagi, karena sebagian tembok bangun dan atapnya sudah dibongkar,” Jafar belum lama ini.

Jafar mengaku di Desa Todoli hanya ada satu masjid yang sudah dibongkar Pemda tersebut, dan kini untuk melaksanakan ibadah merasa sangat tidak aman karena proses pekerjaan tak kunjung selesai dan memakan waktu sudah tiga tahun lamanya. Bahkan progres fisik yang dikerjakan dengan anggaran Rp 1,4 miliar itu, baru sebatas pekerjaan pondasi dan tiang bangunan masjid.

“Pekerjaan tidak selesai, akhirnya masyarakat lagi yang susah karena tidak ada masjid lain,untuk sholat selain masjid itu. Mau dan tidak mau masyarakat tetap sholat saja di masjid yang belum selesai itu, meskipun masih dalam kondisi darurat,” katanya.

Sementara itu, Pjs Bupati Pulau Taliabu, Maddaremmeng saat lakukan kunjungan kerja di Desa Todoli baru-baru ini mengatakan sangat prihatin dan merasa sedih ketika melihat masjid yang kondisinya bangunan masih carut marut seperti saat ini.

“Saat saya melihat kondisi masjid itu saya sangat merasa sedih sekali, namun mau bagaimana lagi kondisi memang sudah seperti itu. Insah Allah saya akan mencari solusinya dalam penyelesaian pekerjaan itu,” ungkap Maddaremmeng.

Kabag Kesra Pulau Taliabu, Hi La Hudia Usman dan Kepala Dinas PUPR, Supraidno belum bisa dikonfirmasi terkait pekerjaan pembangunan Masjid Desa Todoli.

Perlu diketahui, proyek pembangunan Masjid Desa Todoli mulai dianggarkan tahun 2018 sebesar Rp 300.000.000 melalui hibah daerah Bagian Kesra. Kemudian tahun 2019 dan tahun 2020 kembali dianggaran masing-masing sebesar Rp 700.000.000 dan Rp 400.000.000 melalui Dinas PUPR Pulau Taliabu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut