Polisi Kantongi 4 Nama Calon Tersangka Penyebab Kebakaran Kapal KM Karya Indah

  • Bagikan
Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol R Djarot Agung Riadi (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kasus kebakaran kapal penumpang KM Karya Indah di perairan Pulau Lifmatola, Kepulauan Sula, Maluku Utara, Sabtu (29/5) lalu, kini naik penyidikan terungkap. Penyidik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara mengantongi 4 nama sebagai calon tersangka penyebab kebakaran kapal yang mengangkut 284 penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) ini.

Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol R Djarot Agung Riadi mengatakan penyidik sudah mengantongi nama 4 calon tersangka setelah melakukan pemeriksaan 20 orang saksi.

“Kami sudah tetapkan 4 orang calon tersangka,” kata Djarot ketika dikonfirmasi KabarMalut, Jumat (3/6/2021).

Djarot mengaku pengembangan masih terus dilakukan penyidik dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bisa bertambah. Penetapan tersangka akan dilakukan dalam gelar perkara nanti.

“Mungkin bisa berkembang ke ABK dan lain-lain lagi. Untuk sementara calon tersangka sudah ada,” jelasnya.

Sementara hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan Tim Labfor Polri Cabang Makassar, hingga kini belum dikantongi penyidik karena masih dalam pengujian.

“Jika sudah hasil olah TKP akan segera di kirimkan hasil ke kita,” akunya.

Penyidik juga akan konfirmasi ke mekanik KM Karya Indah saat berangkat dari Kota Ternate menuju Sanana, Kepulauan Sula. Sebab waktu berangkat dari Ternate, didapat informasi sempat ada perbaikan mesin.

Meski begitu, penyidik belum bisa berkesimpulan layak atau tidak mesin tersebut saat kapal diberangkatkan. Penyidik tetap akan berpatokan hasil dari Tim Labfor nanti.

“Layak atau tidak layak mesin KM Karya Indah, itu hasil Labfornya seperti apa, saya tidak bisa mengatakan layak atau tidak,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut