Pemda Sula Batalkan 16 Paket Proyek, Berikut Daftaranya

  • Bagikan
Kepala Dinas PUPRPKP Kepulauan Sula, Samsul Soamole (Fahrul/KabarMalut)

SANANA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara membatalkan 16 paket proyek tahun anggaran 2021. Padahal, ke 16 paket proyek itu telah selesai ditender dan sudah ada pemenangnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kepulauan Sula, Samsul Soamole mengatakan proyek tersebut dibatalkan karena sampai dengan saat ini tidak ada progres pekerjaan.

“Iya benar ada 16 paket proyek yang kita batalkan, karena memang tidak ada progres pekerjaan,” kata Samsul Soamole saat dikonfirmasi, Selasa (23/11/2021).

Meskipun begitu, Samsul tidak mau menjelaskan ihwal pembatal proyek itu dan mempersilahkan untuk mengkonfirmasi langsung pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“16 paket proyek itu kami batalkan, karena tidak ada progres, untuk lebih jelasnya silahkan teman-teman tanya ke PPK, karena dia yang lebih tahu kenapa proyek itu batal,” tegasnya.

Berikut 16 daftar paket proyek tahun 2021 milik Pemerintah Kepulauan Sula yang dibatalkan, proyek pembangunan Jembatan Air Baleha tahap II dengan anggaran sebesar RP 7,5 miliar dimenangkan oleh PT Pelangi Persada Nusantara. Proyek Pembangunan Jembatan Air Fuata tahap II dengan nilai Rp 5,5 miliar dimenangkan oleh PT Limau Gapi Konstruksi. Proyek Peningkatan Jalan Dofa menuju Pelita dengan nilai anggaran sebesar Rp 2,6 miliar dimenangkan oleh CV Permata Bersama. Proyek Pembangunan Jalan Buya menuju Waikafia dengan nilai anggaran sebesar Rp 2,6 miliar dimenangkan oleh CV Sinar Cempaka Raya.

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Sarana Olahraga di Kawasan Reklamasi Blok B (tahap I) senilai Rp 1,1 miliar dimenangkan oleh CV Permata Bangun Raya. Proyek Pembangunan Jalan Umaga Waiboga (HRS Base) senilai Rp 2,8 miliar dimenangkan oleh PT Pelangi Persada Nusantara.

Proyek Pembangunan Jalan Saniahaya Modapia senilai proyek Rp 1,2 miliar dimenangkan oleh CV Permata Bersama. Proyek Pembangunan Jalan Akses Pantai Wisata Tanjung Waka senilai Rp 1,1 miliar dimenangkan oleh CV Thita Mulia. Peningkatan Jalan Dalam Desa Falabisahaya dan Rawa Mangoli senilai Rp 1,5 miliar dimenangkan oleh CV Thita Mulia. Pembangunan Jalan Fogi menuju Bandara senilai Rp 1,2 miliar dimenangkan oleh CV Permata Membangun.

Peningkatan Jalan Dalam Kota Sanana (HRS Base) senilai Rp 2,6 miliar dimenangkan oleh CV Sinar Cempaka Raya. Peningkatan Jalan Ruas Fuata-Waigai (Lapisan Penetrasi Makadam) senilai Rp 3,1 miliar dimenangkan oleh PT Albarkah Abdul Aziz. Peningkatan Jalan Kawata menuju Waisakai senilai Rp 5,5 miliar dimenangkan oleh PT Sinar Cempaka Raya. Peningkatan Ruas Jalan Minaluli-Trans Modapuhi (Sirtu ke Lapen) Rp 7,7 miliar dimenangkan oleh PT Hidayah Bersama Mandiri. Proyek Peningkatan Jalan Kaporo meniju Capalulu (Mangoli Tengah) senilai Rp 7,4 miliar dimenangkan oleh PT Albarkah Abdul Aziz. Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Kaporo (Lanjutan) senilai Rp 1,9 miliar dimenangkan oleh CV Permata Hijau. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut