Reklamasi Disisi Utara Landmark Terancam Ditutup

  • Bagikan
Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik

TERNATE – Persoalan reklamasi pantai di sisi utara Landmark Kota Ternate yang rencananya dibangun Restoran terapung oleh kontraktor Muhammad Hasan Bay (MHB), telah dikonsultasikan oleh Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ternate ke Kementerian Lingkungan Hidup dank Kehutanan (KLHK).

Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik mengaku, hasil konsultasi Komisi III DPRD dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan segera ditindaklanjuti.

“Besok Komisi III akan memanggil Badan Koordinasi dan Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kota Ternate yang diketuai oleh Sekot, M Tauhid Soleman, kemudian Bapelitbangda, Dinas PUPR  serta Dinas Lingkungan Hidup untuk menindaklanjuti reklamasi di sisi utara Landmark,”  kata Anas saat ditemui Senin (22/1/2018).

Lanjut dia, sesuai hasil konsultasi DPRD dengan KLHK, memang ada beberapa pelaksanaan ijin reklamasi, tapi DPRD juga harus memastikan bahwa pelaksanaan reklamasi itu harus sesuai dengan RTRW.

“Jika reklamasi itu tidak sesuai dengan RTRW maka seluruh ijinnya itu batal demi hukum, oleh karena itu besok dipastikan bahwa pelaksanaan reklamasi itu harus sesuai dengan Perda RTRW,” Ucapnya.

Selanjutnya tambah dia, selain dari ijin kesesuaian RTRW, juga akan dilihat soal ijin lingkungan, ijin UPL-UKL, dan ijin pelaksanaan reklamasi, semuanya harus ada.

“Jika rekalamsi itu tidak sesuai dengan Perda RTRW, maka seluruh ijin itu batal demi hukum dan reklamasi tersebut harus dihentikan dan dibongkar,” tegasnya. (Nan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut