Merespon Amarah Presiden Soal Ekspor, Ini Langkah Disperindag Malut

  • Bagikan
Kepala Disperindag Malut, Asrul Gailea

SOFIFI – Presiden Joko Widodo belum lama ini sempat mengungkapkan amarahnya pada rapat kerja Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, terkait rendahnya nilai ekspor Indonesia tahun 2017 yang hanya mencapai 17 persen, dibandingkan dengan negara tetangga yang   sudah diatas 20 persen.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, Asrul Gailea. Usai pertemuan itu, Asrul mencoba menganalisis dan merumuskan langkah untuk mendongkrak nilai ekspor, khusunya di Provinsi Maluku Utara, menurutnya kinerja ekspor   sangat terkait dengan kinerja instansi sektor lainnya, seperti sektor pertambangan, sektor perikanan, sektor pertanian, sektor industri dan terutama juga   investasi.

“Bagaimana mau meningkatkan ekspor bila tidak ada investasi terutama dibidang industri manufaktur, jadi ekspor  itu sangat relefan degan investasi,” katanya pada KabarMalut, Sabtu (3/2/2018).

Asrul menyebutkan, untuk Maluku Utara kedepan harus ada kebijakan baru yang terkait degan regulasi dibidang investasi. Regulasi dimaksud seperti pelayanan cepat degan biaya 0 persen, penyediaan lahan dan penyediaan SDM yang kompeten dalam mendukung sektor hulu.

“Ini penting mengingat mempermudah fasilitasi investasi terutama industri manufaktur guna menghasilkan produk hilirisasi yang berkualitas dan kompetitif,” ujarnya.

Menurutnya, Malut masih punya kekayaan alam lain selain tambang, seperti perkebunan cengkih, pala, kelapa, kakao, kayu yang selama ini belum terekspor ke pasar internasional.

“Perdagangan hasil perkebunan ini masih dilakukan secara tradisional degan mengandalkan pasar Surabaya, Bitung dan Makassar yang sama sekali tidak menguntungkan para petani apalagi mau meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Untuk itu dia menyarankan agar seluruh pemangku kepantingan di Maluku Utara agar duduk bersama meikirkan nasib petani kecil. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut