Kampanye Paslon Bur-Jadi Diwarnai Protes Dari Panwaslu Halbar

  • Bagikan
Panwaslu Halbar saat menegur anggota DPRD Halbar yang menghadiri kampanye Bur-Jadi

JAILOLO – Kampanye perdana Calon Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Burhan Abdrahman dan Wakil Gubernur Malut Ishak Jamaluddin nomor urut 2 periode 2018-2023, dengan sejumlah tokoh agama di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), di hotel D’hock, Rabu (21/2/2018). diwarnai protes dari Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Halbar.

Tatap muka tersebut, dihadiri sejumlah anggota DPRD Halbar dari masing – masing partai pengusung yang belum memasukan surat cuti kempanye ke Panwaslu Halbar.

Koordinator Devisi (Kordiv) Pengawasan Pemilihan dan Hubungan Antara Lembaga, Mumahadun Hi Adam, mengangkat tangan saat dihadapan Cagub Burhan Abdrahman untuk meminta waktu berbicara.

“Maaf pak haji saya dari Panwaslu Halbar mau bicara sedikit sebelum acara ini dilanjutkan mohon sejumlah anggota DPRD Halbar yang hari ini (kemarin) hadir agar keluar dari ruangan ini. Karena kehadiran anggota DPRD Halbar di acara ini tak memiliki surat izin cuti yang di masukan ke Panwaslu Halbar dan ini sudah sesuai dengan regulasi PKPU nomor 4 tahun 2017 pasal 36 ayat 1,” tegas Muhammadun.

Lanjut lelaki mantan Ketua Panwaslu Halbar ini, niatnya dalam memprotes bukan untuk menghentikan acara, namun hanya bisa mengingatkan kepada sejumlah anggota DPRD Halbar yang hadir.

“Saya minta maaf tak ada niat untuk menghentikan hajatan ini, namun sudah menjadi tugasnya sebagai Panwaslu untuk melakukan peneguran secara langsung,”jelasnya.

Usai berbicara dihadapan Cagub Burhan Abdrahman, dirinya langsung berjalan keluar. Muhammadun saat dicegat sejumlah wartawan mengaku, setiap anggota partai politik/anggota DPRD Halbar yang ini mengikuti kampanye seperti saat ini dimana Halbar menjadi zona 2 untuk masa kampanye Bur-Jadi, akan diberi keleluasaan asalkan anggota DPRD tersebut sudah mengajukan cuti ke Panwaslu.

“Kami akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada sejumlah anggota DPRD Halbar ini untuk meminta klarifikasi, sesuai hasil bukti dokumentasi fisual kehadiran saat kampanye Bur-Jadi di Halbar. Karena sudah masuk tahapan kampanye,”pungkasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut