KPUD Malut Yakin Keputusannya Sudah Betul

  • Bagikan
Ketua KPUD Malut, Sahrani Somadayo

TERNATE – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Maluku Utara mendapat gugatan dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara tahun 2018, Burhan Abdurahman dan Ishak Djamaludin (Bur-Jadi), karena dinilai KPUD Malut telah keliru meloloskan pasangan Abdul Ghani Kasuba dan Al Yasin Ali (AGK-Ya) dengan mendapatkan rekomendasi dari PKPI.

Kubu Bur-Jadi dalam laporan sidang sengketanya menyebutkan, PKPI telah memberikan rekomendasi kepada Bur-Jadi dan secara resmi telah mendaftarkan Bur-Jadi kepada KPUD Malut, sehingga secara hukum yang termaktub dalam pasal 5 ayat (1), ayat (4), ayat (5) dan ayat 7, Peraturan  KPU nomor 3 tahun 2017.

“Kita hanya ingin pemilihan gubernur tahun 2018 ini adalah pemilu yang berkualitas, sehingga tidakan pelanggaran seperti ini tidak bisa dibiarkan, kita akan tetap memperkarakan ini, apabila kami kalah di Bawaslu maka kami akan lanjutkan ke PTUN dan apabila masih kalah juga maka kami akan ke MA,” kata kuasa hukum Bur-Jadi Sarman Saradoen saat ditemui di kantor Bawaslu Malut, Rabu (21/2/2018).

Sementara itu, Ketua KPUD Malut, Saharani Somadayo membantah tudingan tersebut, dia  menyebutkan, keputsan yang diambil KPUD sudah benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami sangat yakin dengan keputusan yang diambil dan kami siap untuk mempertanggungjawaban keputusan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, secara resmi KPUD Malut akan memberikan tanggapan atas laporan yang dilayangkan kuasa hukum Bur-Jadi ke Bawaslu Malut, sehingga laporan sengketa pilgub ini akan jawab dalam sidang kedua.

“Tanggapan ini belum bisa disampaikan hingga besok, kita akan menanggapi laporan dari mereka (Bur-Jadi),” jelasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut