Ujian Try Out Siswa Dipungut Biaya

  • Bagikan
Kabid Dikdas Dikbud Halbar, Catur Aribowo

JAILOLO – Pelaksanaan ujian try out atau uji coba sebelum menghadapi Ujian Nasional (UN)  tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kabupaten Halmahera Barat (Halbar), para siswa dikenakan biaya partisipasi per-siswa dengan beban berfariasi mulai dari Rp 400 ribu hingga sampai Rp 650 ribu.

“Memang betul, di sekolah adanya biaya ujian try out yang dipungut sebesar Rp 650 ribu per siswa,” akui Kepsek SMP Negeri 39 Halbar, Timotius Jogo kepada KabarMalut, Jumat (2/3/2018.

Timotius mengaku, pungutan tersebut berdasarkan hasil rapat bersama antara UPTD Kecamatan Ibu Selatan dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud). Sehingga dengan begitu, komite dan orang tua siswa bersepakat Rp 650 ribu per siswa, karena dari biaya tersebut diperuntukan penggadaan bahan atau cetak soal, penghapus dan pensil.

“Hasil kesepakatan komite dengan orang tua siswa. Selain itu, juga dianggaran melalui dana BOS,” tandasnya.

Sementara Kabid Dikdas Dikbud Halbar, Catur Aribowo, saat dikonfirmasi via hanphone mengatakan, partisipasi orang tua siswa ini bukan Pungli. Sebab, Dikbud menyiapkan naskah dan LJK, sedangkan sekolah sendiri menyiapkan ATK berupa pensil, penggaris dan penghapus. Serta menggunakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Jadi  per siswa sebesar Rp 400 ribu, sedangkan untuk honor pengawas dan panitia dikenakan Rp 40 ribu,” ucapnya.

Catur menegaskan, dari partisipasi siswa ini, untuk memenuhi kebutuhan ujian sehingga bukan pungutan.

“Apalagi ini sudah dirapatkan di tingkat UPTD dengan seluruh Kepsek di setiap kecamatan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut